Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ibadah Haji 2017

Anak Kepala Kemenag Sulsel Berhaji Tanpa Antre Lama

Ade sapaanya masuk dalam rombongan terbang kloter II Embarkasi Makassar.

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ardy Muchlis
Muh Abdiwan/Tribun Timur
Sebanyak 450 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Makassar yang tergabung dalam Kloter 1 Embarkasi Makassar masuk asrama Haji Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (27/7/2017). Para jamaah akan didampingi oleh 5 orang pendamping, dan akan diterbangkan ke Madinah, Jumat (28/7/2017) pada pukul 13.15 Wita menggunakan pesawat Garuda Indonesia, dengan nomor penerbangan GIA 1101. tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Ade Musytahun Wahid, anak Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan Abdul Wahid Thahir naik haji tanpa antri lama.

Ade sapaanya masuk dalam rombongan terbang kloter II Embarkasi Makassar.

Ade tercatat sebagai jamaah jatah Gubernur Sulsel, atau sebagai Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD)

Diketahui, Peraturan Menteri Agama (PMA), petugas TPHD ini di SK-kan oleh Gubernur Sulawesi Selatan H Syahrul Yasin Limpo.

Selain Ade, Syahrul juga meloloskan 42 jamaah TPHD yang berasal dari 24 Kabupaten Kota se- Sulsel.

Kabid Haji dan Umrah Kemenag Sulsel H Kaswad Sartono saat dikonfirmasi membenarkan bahwa anak Kanwil Kemenag Sulsel ikut berhaji tahun 2017 ini.

Hanya saja kata Kaswad, Ade berhaji dengan status petugas bukan jamaah haji reguler.

Yang membedakan Ade dengan jamaah reguler itu,adalah proses haji yang dilakukan Ade tidak menunggu waktu lama, sedangkan reguler itu menunggu sampai bertahun-tahun lamanya.

Terkait dengan perjalanan haji anak Kanwil Kemenag Sulsel, Kaswad ogah mengomentarinya terlalu jauh.

Pasalnya, TPHD kata Kaswad itu dipilih oleh Pemprov Sulsel.

Sementara itu, pelaksana TPHD Pemprov Sulsel, yang tak lain adalah Biro Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Sulsel.

Plt Kepala Biro Kesra Pemprov Sulsel H Herman mengatakan hal yang berbeda dengan apa yang diaturkan pihak Kemenag Sulsel.

Herman menyebutkan nama yang diusulkan menjadi TPHD ini adalah hasil seleksi dan rekomendasi Kantor Agama yang ada di daerah.

Sebanyak 42 TPHD di Sulsel, salah satu diantaranya adalah anak Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan.

Sampai saat ini, belum ada komentar dari Gubernur Sulawesi Selatan atas SK- TPHD yang ia keluarkan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved