8 Fakta Prostitusi Online di Makassar, Nomor 6 Tarif PSK-nya
Mereka berinisial BM (24), KH (24) dan IA (23). Ketiga mucikari ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda.
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Inilah delapan fakta menarik pengungkapan kasus prostitusi online oleh tim Polda Sulsel, di wilayah hukum Makassar.
Fakta ke 1:
Tiga orang mucikari ditangkap, mereka berinisial BM (24), KH (24) dan IA (23). Ketiga mucikari ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda.
Baca: 11 Fakta Tentang Honorer Pemkot Makassar yang Jadi Mucikari PSK Online
"Mereka ditetapkan tersangka dan saat ini telah ditahan di mapolda sulsel," ujar Direskrimum Polda Sulsel Kombes Pol Erwin Zadma, Jumat (28/7/2017).
Fakta ke 2:
Tiga mucikari mejadi tersangka karena terlibat melakukan perdagangan orang atau disebut Human Trafficking.
Baca: Oknum Honorer Pemkot Makassar Nyambi Jadi Mucikari, Kadis: Sudah Dipecat
Diatur dalam Pasal 2 ayat 1 dan 2 dan pasal 12 UU RI nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Fakta ke 3:
Ketiga mucikari itu ditangkap bersama para Pekerja Seks Komersial (PSK)-nya dari dua hotel berbeda di Kota Makassar.
Dua hotel tersebut yakni, hotel Myko di Jl Bolevard dan Hotel Swisbell Jl Adhyaksa Baru, Panakukkang, kota Makassar.
BM ditangkap bersama PSK, WJ (29) dan IR (25) di Hotel Myko, Jl Boulevard, sementara mucikari KH dan IA ditangkap bersama tiga PSK-nya yakni RL (22), PS (27), dan FY (23) di Swiss belInn hotel.
Fakta ke 4:
Pengungkapan kasus tersebut, petugas melakukan penyamaran menjadi lelaki hidung belang atau calon pelanggan yang memesan para PSK tersebut.
"Kami ungkap kasus ini seperti kasus narkoba, under cover. Mereka kita pancing dengan menyamar sebagai pelanggan dan akhirnya bisa ditangkap," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, beberapa waktu lalu.
Fakta ke 5:
Salah satu mucikari diduga kuat masih aktif dan bekerja diwilayah pemerintah kota Makassar, menjadi honorer.
Pada Minggu (23/7) malam, Polisi yang menyamar kemudian menyepakati harga dan lokasi pertemuan dengan mucikari BM yang diketahui bekerja Honorer di lingkup Pemkot Makassar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/prostitusi-online_20170725_200528.jpg)