Menuju Smart Campus, Teknik Sipil Unhas Gagas Pilot Project Water Recycling
Smart campus adalah mengurangi ketergantungan energy, air bersih dan infrastruktur kampus lainnya dari pihak luar.
Penulis: Ardy Muchlis | Editor: Ardy Muchlis
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Departemen Teknik Sipil Unhas mengagas pilot project Water Recycling atau teknologi daur ulang air.
Ini sebagai langkah Teknik Sipil Unhas yang telah meraih akreditasi Internasional ASEAN University Network Quality Assurance (AUN QA) menuju Smart Campus.
Pilot Project ini, menggaet khusus lembaga asal Jepang, ACK Group. Co. Ltd.
Ketua Departemen Teknik Sipil Dr. Ir. Muhammad Arsyad Thaha, MT menjelaskan tujuan smart campus adalah mengurangi ketergantungan energy, air bersih dan infrastruktur kampus lainnya dari pihak luar.
Ini bisa diperoleh dengan cara mengembangkan teknologi sendiri yang berwawasan lingkungan.
"Setelah berhasil mengintegrasikan daya listrik dari sinar matahari ke dalam system kelistrikan di kampus Gowa pada periode lalu, maka kali ini Smart Campus akan membuat pilot project Water Recycling," jelas M Arsyad Thaha kepada Tribun Timur, Rabu (26/7/2017).
Baca: Dua Prodi Unhas Raih Akreditasi AUN QA
Lebih lanjut Arsyad menjelaskan cara kerja air bekas pakai ditampung, diolah dan di gunakan kembali ini.
"Sistemnya akan diintegrasikan dengan danau buatan yang sudah ada sebelumnya hasil bantuan Direktorat Jenderal Sumberdaya Air Kemen PU-Pera," jelasnya
Baca: Pertama di Makassar, Richard Mathews Resmikan Australia Corner di Unhas
Sementara itu Dekan Fakultas Teknik Dr. Ing. Ir. Wahyu H Piarah, MSME menambahkan dengan adanya pilot project ini, maka program kedepan adalah meningkatkan kapasitas sistem ke seluruh area kampus Fakultas Teknik Unhas di Gowa.
"Pilot project ini penting disebarluaskan dengan tujuan instansi lain juga dapat menerapkan di lingkungannya," jelasnya.
Simposium Internasional
Sebagai langkah untuk mewujudkan program Water Recycling, baru-baru ini Fakultas Teknik Unhas menggelar simposium Internasional.
Forum ini menampilkan beberapa pembicara ahli dan pelaku infrastruktur sumberdaya air dari jepang.