Desa Ujung Baji Takalar Dilanda Abrasi, Minta Penambangan Pasir Dihentikan
Abrasi hingga lima meter dari bibir pantai Ujung Baji. Bahkan hampir menyentuh bagian daratan.
Penulis: Reni Kamaruddin | Editor: Ilham Mangenre
Reni Kamaruddin/Tribuntakalar
TRIBUNTAKALAR.COM, PATTALASSANG- Abrasi pantai mulai terlihat di pesisir Desa Ujung Baji Kecamatan Sanrobone, Takalar. Selasa (25/7/2017).
Abrasi hingga lima meter dari bibir pantai Ujung Baji. Bahkan hampir menyentuh bagian daratan.
Kondisi ini mulai terlihat sejak penambangan pasir aktif dilakukan sekitar dua bulan lalu.
Warga yang berada di sekitar pantai khawatir abrasi bertambah parah.
"Penambangan ini harus segera dihentikan, karena kondisi masyarakat pesisir laut Takalar semakin resah merasakan dampak negatif dari penambangan ini seperti abrasi, pendapatan nelayan yg semakin berkurang dan kekeruhan air laut itu semakin jelas terjadi," Jelas Firwansyah.
Selain di Desa Ujung Baji, beberapa dampak penambangan pasir juga mulai terlihat. Salah satunya warga menemukan ikan lumba-lumba yang terdampar selama dua bulan belakangan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/abrasi_20170725_145525.jpg)