Ini 17 Aksi Teror yang Menggunakan Aplikasi Telegram untuk Komunikasi
Sejak 2015 lalu sudah ada 17 aksi terorisme yang memanfaatkan Telegram sebagai alat komunikasinya.
10. 21 Desember 2016: Rencana pengeboman Pos Polisi Tangerang
11. 25 Desember 2016: Rencana penyerangan senjata tajam Pos Polisi Bundar Purwakarta
12. 27 Februari 2017: Bom Cicendo Bandung
13. 8 April 2017: Penyerangan senjata api Pos Polisi Tuban
14. 27 Februari 2017: Bom Kampung Melayu Jakarta
15. 25 Juni 2017: Penyerangan senjata tajam penjagaan Mako Polda Sumut
16. 30 Juni 2017: Penyerangan senjata tajam di Masjid Falatehan Jakarta
17. 8 Juli 2017: Bom panci Buah Batu Bandung
Kemenkominfo telah memblokir aplikasi web Telegram sejak Jumat (14/7/2017). Pemblokiran dilakukan terhadap 11 alamat DNS yang digunakan untuk mengakses layanan chat tersebut. Aplikasi mobile Telegram sendiri masih bisa digunakan hingga sekarang.
Sebelum memblokir, pemerintah mengaku sudah berusaha menghubungi Telegram sebanyak lima kali sejak 2016. Namun karena tak kunjung mendapat respons, maka dilakukan pemblokiran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/telegram_20170714_194507.jpg)