Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Senyum Prof Kamal Amir saat Sambut Jenazah Istri dan Anak Tercinta yang Tewas Kecelakaan

Minggu malam, rumah duka disesaki pelayat yang ingin melihat almarhumah untuk kali terakhir.

Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Edi Sumardi
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Kondisi mobil MPV Toyota Kijang Innova yang dikemudikan Prof Dr Kamal Amir (52) usai menyeruduk truk di Jalan Tol Ir Sutami/Jalan Tol Seksi Empat, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (18/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Dirundung duka, beliau tetap tegar.

Prof Dr Kamal Amir (52) tersenyum saat menyambut jenazah istrinya, Hamsiah (42) dan putrinya, Indira (14)   di rumah duka, kompleks perumahan Bumi Permata Sudiang blok G2 nomor 1, Jalan Perintis Kemerdekaan, Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (18/6/2017) malam.

Istri dan putri Kamal, Ketua Jurusan Matematika pada Fakultas MIPA Universitas Hasanuddin tewas saat kecelakaan maut di Jalan Tol Ir Sutami/Jalan Tol Seksi Empat, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Minggu pukul 15.15 Wita.

Tampak, Kamal berderai air mata, namun dia tak mampu berbicara.

Saat bersamaan, senyumnya merekah.

Ekspresi itu seolah menunjukan bahwa dia mampu menghadapi musibah secara tegar.

Ketua RW 10, Kelurahan Sudiang, AKP Ahmad Al Qadri mengatakan, peristiwa kecelakaan terjadi saat mobil melaju ke arah bandara.

"Saat itu mereka dari arah kota menuju bandara. Katanya, baru selesai belanja di mal, Pak Prof Kamal buru-buru karena mau menjemput keluarga yang sudah ada di bandara dari Gorontalo," katanya.

Disebutkan, saat mengemudikan mobil MPV merek Toyota Kijang Innova warna silver, Kamal dalam keadaan mengantuk.

Lalu, tiba-tiba kaget saat melihat truk terparkir di tepi Jalan Tol Sutami karena pecah ban.

Dalam kecepatan tinggi, mobil milik Kamal pun menyeruduk truk tersebut.

"Pak Prof dalam keadaan mengantuk, beliau buru-buru tapi beliau kaget saat melihat truk tronton di tepi jalan karena pecah bannya. Jadi langsung Pak Prof menabrak truk itu," kata Ahmad.

Dalam kecelakaan itu, Hamsiah tewas di tempat.

Sementara, dua anaknya, Pratiwi dan Indira sempat dilarikan ke RS Sayang Rakyat, rumah sakit terdekat dari lokasi kecelakaan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved