Peresmian Underpass Mandai
Beri Nama Simpang Lima Sayang, Syahrul: Bukti Komitmen Sulsel Semakin Baik
Syahrul mengklaim, simpang lima Sayang menjadi underpass dan terowongan pertama di timur Indonesia.
Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menamakan underpass simpang lima Bandara Sultan Hasanuddin di Mandai, sebagai simpang Lima Sayang.
Hanya saja Syharul tidak menyebut alasan pasti menamakan proyek ratusan miliar sebagai underpass Sayang.
Baca: Bukan Pakai Gunting, Begini Cara Syahrul Resmikan Underpass Simpang Sayang
Hal tersebut dikatakan Syahrul dalam acara peresmian underpass Mandai, di terowongan underpass, Minggu (18/6/2017).
"Ini simpang lima Sayang Bandara Sultan Hasanuddin. Pembangunan simang lima sayang ini menjadi komitmen untuk membangun dan Sulsel semakin baik," katanya.
Baca: Underpass Simpang Sayang Resmi Beroperasi, Dibuka Hingga H+7 Lebaran
Syahrul mengklaim, simpang lima Sayang menjadi underpass dan terowongan pertama di timur Indonesia.
Keluhan warga tentang kemacetan satu kilometer dari arah Maros ke Makassar akan mulai hilang.
"Kita akan menjadi saksi sejarah, hadirnya terowongan pertama di kawasan timur Indonesia. Ini memenuhi harapan warga. Kita mau lebih maju dan mandiri," kata Syahrul.
Sementara, Kepala bidang pembangunan dan pengujian BBPJN, Budiamin mengaku tidak mengetahui persis alasan Syahrul menamakan undepass sebagai simpang lima Sayang.
"Mungkin pak Syahrul harap, supaya semua yang melintas disini saling sayang," katanya.