Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dengar Warga Bungunloe Tertipu Calo Akmil, Ini Reaksi Dandim 1425 Jeneponto

Jika pelaku merupakan oknum TNI, Sugiri akan menyerahkan penanganan kasus itu ke Polisi Militer.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Mahyuddin
Muslimin Emba/tribunjeneponto.com
Dandim 1425 Jeneponto Letkol ARH Sugiri 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Kodim 1425 Jeneponto ikut menyelidik dugaan penipuan penerimaan calon Akademi Militer (Akmil) yang menimpa Haji Bakhtiar warga Bontosunggu, Desa Bungunloe, Kecamatan Turatea.

"Kita akan telusuri, karena Akmil kan bagian dari TNI AD, jangan sampai ada keluarga anggota juga yang terlibat, kita turunkan tim untuk selidiki itu," kata Dandim 1425 Jeneponto, Letkol ARH Sugiri dikonfirmasi via telepon.

Selain itu, Sugiri juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mencari pelaku penipuan itu.

"Nanti kita kordinasikan dengan polisi untuk mengetahui pelakunya merupakan oknum TNI atau sipil," ujar Sugiri.

Baca: Diiming-imingi Lolos Akmil, Warga Bungunloe Jeneponto Jadi Korban Penipuan, Habis Rp 80 Juta

Jika pelaku merupakan oknum TNI, Sugiri akan menyerahkan penanganan kasus itu ke Polisi Militer.

"Kalau sipil kita serahkan penanganannya ke polisi, karena selama ini kita telah berkomitmen bahwa penerimaan anggota TNI itu tidak dipungut biaya sepersen pun," tuturnya.

Sebelumnya, Haji Bakhtiar melaporkan pria bernama Muh Baharuddin Rasak atas dugaan penipuan penerimaan calon Taruna Akademi Militer (Akmil) ke Polsek Binamu, Selasa (24/05/2017).

Haji Bakhtiar mengaku telah menyerahkan Rp 80 juta kepada terlapor dengan iming-iming anaknya bakal diloloskan sebagai Taruna Akmil.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved