Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pohon 'Keramat' di Galesong Takalar Ini Dinamakan Pohon Rita, Begini Kisahnya

Membutuhkan lima orang dewasa untuk dapat memeluk satu pohon rita, dan membutuhkan 12 orang untuk dapat melingkari dua pohon rita tersebut.

Tayang:
Penulis: Reni Kamaruddin | Editor: Imam Wahyudi
Pohon 'Keramat' di Galesong Takalar Ini Dinamakan Pohon Rita, Begini Kisahnya - rita_20170519_183046.jpg
reni/tribuntakalar.com
Pohon Rita yang terletak di Desa Sampulungan diperkirakan memiliki diameter 2 meter dan tinggi tanaman sekitar 50 meter.
Pohon 'Keramat' di Galesong Takalar Ini Dinamakan Pohon Rita, Begini Kisahnya - rita_20170519_183121.jpg
reni/tribuntakalar.com
Pohon Rita yang terletak di Desa Sampulungan diperkirakan memiliki diameter 2 meter dan tinggi tanaman sekitar 50 meter.

TRIBUNTAKALAR.COM, GALESONG UTARA - Dua pohon berukuran besar nan rimbun yang berdiri tegak di tengah-tengah perkampungan warga di Desa Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara, Takalar, menjadi perhatian. 

Warga setempat menyebut pohon tersebut dengan nama pohon "Rita".

Dari keterangan warga sekitar, pohon Rita tersebut sudah ada sejak jaman penjajahan Jepang dan Belanda.

Usianya saat ini diperkirakan telah mencapai ratusan tahun.

"Dari cerita orang-orang dahulu, pohon ini ada waktu masa penjajahan Belanda dan Jepang. Tidak ada yang menanam dan tumbuh dengan sendirinya, sehingga pada masa penjajahan dulu dijadikan sebagai benteng pertahanan," Jelas Pemangku Adat Desa Sampulungan Mustafa Daeng Liwang.

Pohon Rita memiliki nama latin Alstonia Scholaris. R. Br. atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai tanaman pulai.

Pohon Rita pada umumnya memiliki ukuran normal panjang tanaman dari 20 sampai 25 meter dengan diameter 60 cm.

Namun, pohon Rita yang terletak di Desa Sampulungan diperkirakan memiliki diameter 2  meter dan tinggi tanaman sekitar 50 meter.

Membutuhkan lima orang dewasa untuk dapat memeluk satu pohon rita, dan membutuhkan 12 orang untuk dapat melingkari dua pohon rita tersebut.

Karena ukurannya yang berbeda dari pohon disekitarnya pohon Rita tersebut kini dianggap sebagai pohon keramat oleh warga sekitar.

Warga sekitar mempercayai pohon Rita dihuni oleh makhluk halus yang merupakan leluhur Sampulungan.

Sehingga setiap tahun Festival Paddekko dilaksanakan di bawah pohon rita tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved