TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Ratusan Petani Jagung memadati Aula Polres Takalar, Selasa (12/5/2026).
Mereka datang bukan untuk mengikuti penyuluhan pertanian biasa, melainkan mencari jalan agar usaha taninya bisa berkembang melalui akses permodalan.
Sebanyak 150 petani dan kelompok tani dari berbagai wilayah di Kabupaten Takalar mengikuti sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelar BRI Takalar bersama Polres Takalar.
Di tengah meningkatnya biaya produksi pertanian, akses pembiayaan menjadi salah satu kebutuhan utama petani untuk mempertahankan sekaligus mengembangkan usaha mereka.
Melalui kegiatan tersebut, para petani diberikan pemahaman mengenai cara memperoleh pembiayaan usaha melalui program KUR BRI, khususnya untuk pengembangan komoditas jagung.
Tidak hanya membahas proses pengajuan pinjaman, BRI juga mengedukasi petani terkait pengelolaan usaha dan keuangan agar pembiayaan yang diperoleh benar-benar berdampak terhadap produktivitas pertanian.
Pemimpin Cabang BRI Takalar Andri Wicaksono mengatakan sektor pertanian masih menjadi salah satu fokus utama penyaluran pembiayaan produktif BRI di daerah.
Menurutnya, petani memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung akses modal yang mudah dan terjangkau.
“BRI senantiasa mendukung pengembangan sektor pertanian melalui penyaluran KUR yang mudah, terjangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap sosialisasi tersebut dapat membantu petani lebih memahami manfaat pembiayaan formal dibanding bergantung pada pinjaman tidak resmi yang berisiko memberatkan.
Selain Andri Wicaksono, kegiatan itu juga menghadirkan Manager Bisnis Mikro BRI Muhammad Taufiq sebagai narasumber.
Kolaborasi BRI dan Polres Takalar ini sekaligus menjadi upaya memperluas literasi keuangan masyarakat pedesaan, khususnya di sektor pertanian.
Apalagi, jagung menjadi salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Takalar yang selama ini menopang perekonomian warga.
Dengan akses pembiayaan yang lebih terbuka, petani diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan hasil produksi, tetapi juga memperkuat kesejahteraan keluarga mereka.
BRI sendiri menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha produktif, termasuk petani dan pelaku UMKM di daerah.
Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman mengatakan polres Takalar siap mendukung peningkatan produktivitas petani Takalar.
Ia mengatakan jajarannya berkomitmen bergandengan bersama petani menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian daerah dan nasional.
"Kita di Polres Takalar bersama petani untuk menjaga ketahanan pangan, mendorong produktivitas petani terus meningkat," ucapnya.