Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nantikan Pasar Murah Pemkot Makassar Saat Ramadan, Harganya Super Murah

Pasar Murah ini diinisasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kota Makassar.

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN TIMUR/SALDY
Kabid Perdagangan Disperindag Makassar, Ikhsan NS 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Seluruh kecamatan di Kota Makassar bakal menggelar Pasar Murah secara serentak pada pekan pertama Ramadan atau di awal Juni 2017 mendatang.

Pasar Murah ini diinisasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kota Makassar.

Kabid Perdagangan Disperindag Makassar, Ikhsan NS mengatakan, Pasar Murah yang diadakan ini adalah agenda rutin Pemkot Makassar saat momentum bulan suci ramadan.

Hanya saja, kata Ikhsan ada yang berbeda dari pelaksanaan Pasar Murah di tahun - tahun sebelumnya. Dimana Pasar Murah tahun 2017 ini jumlahnya jauh lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.

"Kalau yang kita siapkan tahun ini jumlahnya sampai 2000 orang per kecamatan, sedangkan tahun sebelumnya hanya 500an orang," ujar Ikhsan.

Tentunya anggarannya pun ikut bertambah, dari daftar dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) Disperindag Makassar. Sembako yang akan dijual murah dalam Pasar Murah ini sebesar Rp 600 juta.

Adapun jenis sembako yang akan diadakan ini diantaranya Gula Pasir, Minyak Goreng, Mentega Terigu, dan Mie Instan.

Lanjut Ikhsan, karena pengadaan Sembako yang akan dijual di Pasar Murah harus melalui proses lelang, pihaknya pun berharap ada investor yang mengajukan penawarannya untuk mempihak ketigakan pengadaan Sembako murah dari Pemkot Makassar ini.

"Tapi kita harap pekan pertama ramadan sudah bisa diadakan Pasar Murah, ya guna melengkapi kebutuhan rumah tangga masyarakat ," kata Ikhsan.

Iksan mengungkapkan masyarakat yang berhak mendapatkan pelayanan di Pasar Murah ini yakni masyarakat Prasejahtera (miskin).

Tentunya agar ini sifatnya adil, Disperindag Makassar menyerahkan kepada pihak Kecamatan untuk memilah warganya yang masuk dalam kategori prasejahtera.

"Perlu diketahui juga, Pasar Murah ini akan kami serahkan pengelolaanya ke pihak Kecamatan. Salah satu alasannya karena pihak kecamatan yang tahu letak strategis penempatan stand pasar murah. Selain itu dia juga tahu mana warga yang miskin diwilayahnya," ujar mantan Kabid Perencanaan dan Informasi Kepegawaian BKD Makassar.

Ikhsan menuturkan anggaran yang disiapkan ini hanya untuk 6 kecamatan seperti Makassar, Mariso ,Tallo , Manggala dan Panakkukang.

Sedangkan kecamatan lainnya itu kerjasama dengan Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah masing-masing.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved