Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Minta Ahok Dibebaskan, Isi Orasi Wanita ini Mengejutkan dan Langsung Dihentikan

Video orasi wanita yang tak diketahui identitasnya itu tiba-tiba jadi viral di Youtube.

Editor: Ilham Arsyam
Ahok dan pendukungnya 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ratusan orang menggelar aksi di LP Cipinang mendesak agar Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dibebaskan, Selasa malam (9/5/2017).

Berbagai kalangan tampil membawakan orasi untuk membakar semangat massa.

Seorang perempuan ini salah satunya.

Video orasi wanita yang tak diketahui identitasnya itu tiba-tiba jadi viral di Youtube.

"Hari ini kita dipertontonkan oleh peradilan yang nista. Tidak ada itu istilah penistaan agama. Yang ada adalah peradilan yang sangat nista dan hakim yang nista,"teriaknya di atas mobil komando.

Dia menegaskan bukan pendukung Ahok secara politik. Bahkan dia mengaku pernah dimarahi Ahok di Balaikota saat membawa pedagang kaki lima yang hendak digusur.

Saking semangatnya wanita ini menilai vonis atas Ahok adalah kesalahan Jokowi.

Dalam orasinya dia dengan lantang menyatakan Rezim Jokowi lebih parah dari Rezim SBY.

“Rezim Jokowi adalah rezim yang lebih parah dari rezim SBY…..,” katanya.

Namun belum sempat dilanjutkan, orasi ini langsung di-cut oleh moderator dengan teriak “bebaskan ahok.”

Saat melanjutkan orasinya, massa hening dan akhirnya muncul teriakkan dari arah massa dengan meminta jangan bawa-bawa nama Jokowi.

Berikut videonya:

Publik sedang hangat-hangatnya membicangkan polemik vonis Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Thajaja Purnama alias Ahok.

Namun di tengah hiruk pikuk tersebut, di timur Indonesia, Presiden Joko Widodo mencuri perhatian.

Ia melintas di proyek pembangunan Jalan Trans Papua ruas Wamena-Mamugu I dengan menaiki motor trail Kawasaki KLX

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved