Pasca-Dikeroyok Oknum POMAL, H Said Dirawat di Rumah
Menurut putra H Said, Saharuddin, ayahnya sudah keluar dari RS Siloam Makassar setelah sempat dirawat.
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur Fahrizal Syam
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kondisi H Said, Salah satu dari dua korban dugaan pengeroyokan yang dilakukan oknum POMAL di depan Warkop, Jl Satando Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (18/4/2017) kemarin, kini mulai membaik.
Menurut putra H Said, Saharuddin, ayahnya sudah keluar dari RS Siloam Makassar setelah sempat dirawat.
"Alhamdulillah sudah keluar tadi, dan sementara saya meminta untuk dirawat di rumah saja karena badan dan muka masih lebam-lebam. Kebetulan di rumah juga ada acara," kata Saharuddin, Rabu (19/4/2017).
Baca: VIDEO: Legislator Makassar Ini Pastikan Pidanakan Oknum Anggota Pomal TNI AL
Saharuddin yang juga merupakan Anggota DPRD Makassar mengatakan telah melapor di POM khusus bagian hukum terkait penganiayaan yang menimpa ayahnya.
"Kami melapor agar segera dituntaskan karena ini sudah melanggar HAM dan sangat biadab," kata Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini.
"Ayah saya kan bukan pencuri, bukan teroris, cuma masalah perparkiran kok sampai ada korban masuk rumah sakit, kan tidak masuk akal," tambahnya.
Ia mengatakan, kejadian tersebut menjadi pelajaran buat siapapun itu, baik TNI, masyarakat biasa, bahwa segala sesuatu diselesaikan dengan kepala dingin.
"Jika sesuatu masih bisa dibicarakan baik-baik, yah dibicarakan dulu, jangan sampai ada kekerasan, saya kira ini tidak mendidik," kata dia.
Baca: Diduga Gara-Gara Parkir, Wakil Ketua PWI Sulsel Dikeroyok Oknum Anggota TNI AL
Terkait bantahan pemukulan yang disampaikan oleh Danlantamal VI, Saharuddin mengatakan, Danlantamal sebaiknya memperhatikan bukti yang ada.
"Saya ingin mengatakan kepada Danlantamal, Bapak harus melihat dulu kejadiannya seperti apa, jangan seolah-olah ingin menutupi kejadian aslinya, karena ini juga nantinya akan menjilat ludah sendiri kalau seandainya melihat video dan mengatakan tak ada pemukulan, saya juga punya video buktinya yang tidak direkayasa," ujar dia.
"Ini sudah di luar wewenang Lantamal, mereka kan wilayahnya bukan mengatur masalah perparkiran, tapi yang mengurus itu Dishub dan Lantas, kenapa malah mereka yang mau urus, apa mereka punya fungsi baru," kata dia.
Sebelumnya, puluhan anggota POM TNI AL menertibkan parkir di depan Warung Kopi (Warkop) Dottoro, ujung Tol Reformasi, Jl Satando Raya, Selasa (18/4/2017).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/salim-mamma-jadi-korban-pengeroyokan_20170418_233305.jpg)