Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Inilah Sosok yang Antar Zakir Naik ke Makassar Pakai Pesawat Pribadinya dan Inapkan di Hotelnya

Perjalanannya ke "Kota Daeng" terbilang istimewa sebab dia tak menggunakan alat transportasi umum.

Editor: Edi Sumardi

Tak banyak yang ikut dalam penerbangan sipil dan unschedule ini, layaknya dalam penerbangan komersil.

Pasalnya, kapasitas pesawat jauh lebih kecil dibanding pesawat jenis ATR, Fokker, atau Boeing, bahkan Airbus.

Pesawat ini dikonfigurasi untuk membawa hingga 12 penumpang.

Munafri Arifuddin di pesawat bersama Zakir Naik
Munafri Arifuddin bersama Zakir Naik dan rombongan dalam penerbangan ke Makassar. (HAND OVER)

Embraer Legacy 500 diproduksi hanya 23 unit di dunia oleh produsennya asal Brasil, Embraer.

Harga per unitnya 20 juta USD atau setara Rp 266,9 miliar.

Berdasarkan foto diperoleh Tribun-Timur.com dari akun milik Munafri sekaligus alumnus Universitas Hasanududin pada Instagram @appi_mika, Munafri tampak akrab dengan Zakir di dalam pesawat.

Menemani dr Zakir Naik terbang ke Makassar. Semoga beliau bisa memberi banyak pencerahan selama di Makassar.

A post shared by Munafri Arifuddin (@appi_mika) on


Sebelum terbang, mereka juga sempat berbincang-bincang di bandara.


Saat tiba di Makassar pada pukul 21:30 Wita, Minggu kemarin, Zakir dijemput menggunakan mobil MPV premium, Toyota Alphard.

Lalu, menuju ke Rumah Jabatan Wali Kota Makassar untuk dijamu makan malam.

Setelah itu, Munafri dan keluarga besar Aksa menginapkan Zakir di hotel miliknya, Hotel Novotel Grand Shayla, Jalan Chairil Anwar, Makassar.

Alasan Zakir Naik Tinggalkan Profesi Dokter

Selain ceramah tentang agama, Zakir Naik juga menyelipkan kisah dirinya yang meninggalkan profesi dokter.

Menurut dia, profesi terbaik bukan menjadi seorang dokter.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved