Monumen Perjuangan Andi Sulolipu, Simbol Perlawanan Penjajah di Amparita Sidrap
Pabbicara bertanggungjawab dalam menyelenggarakan pemerintahan khususnya di Amparita yang berada di bawah Addatuang Sidenreng.
Penulis: Amiruddin | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin
TRIBUNSIDRAP.COM, TELLU LIMPOE - Monumen Perjuangan Andi Sulolipu merupakan simbol perjuangan masyarakat Kabupaten Sidrap melawan penjajahan Belanda.
Terletak tepat di depan Pasar Amparita, Jalan Poros Amparita-Soppeng ,Tellu Limpoe, berjarak sekitar 10 Km dari pusat Kota Pangkajene, Sidrap.
Informasi yang dihimpun TribunSidrap.com, Andi Sulolipu merupakan Pabbicara Amparita yang sangat gigih menentang penjajah Belanda di bumi pertiwi.
Baca: Takehiro Yamamato Finis Ketiga AARC 2017, Bupati Sidrap: Alhamdulillah
Pabbicara bertanggungjawab dalam menyelenggarakan pemerintahan khususnya di Amparita yang berada di bawah Addatuang Sidenreng.
Ia merupakan putera dari ayah yang bernama La Pakkerangi Petta Pabbicara Sidenreng dan ibu I Tangkung Puatta Daenna, yang lahir pada tahun 1900.
Tokoh pemuda Amparita Sumardi (27) mengatakan, Andi Sulolipu adalah pejuang yang sangat disegani.
"Beliau sangat gigih membela negaranya, meski harus mempertaruhkan nyawanya," katanya kepada TribunSidrap.com, di Amparita, Tellu Limpoe, Sidrap, Sabtu (8/4/2017).
Di sisi kanan monumen terdapat tulisan yang berisi pesan terakhir Andi Sulolipu menggunakan aksara lontara.
Tulisan itu berbunyi, "ajanna mutajengngi rewekku, Iko manitu urennuang patterui perjuangan kemerdekaan Indonesia."
Artinya, "janganlah menunggu kepulanganku, kalianlah yang saya harap meneruskan perjuangan kemerdekaan Indonesia."
Konon tulisan itu merupakan pesan terakhir Andi Sulolipu kepada keluarga dan warga yang mengantarnya sesaat sebelum dijemput Belanda untuk ditawan.
Baca: Bandara Andi Jemma di Jantung Kota Masamba, Dibangun Jepang Dibom Belanda
Tidak ada informasi yang menyebutkan secara pasti keberadaan terakhir Andi Sulolipu setelah dijemput tentara Belanda di Amparita.
Untuk menghargai perjuangan Andi Sulolipu semasa hidupnya melawan penjajah, Pemerintah Kabupaten Sidrap mendirikan Monumen Perjuangan Andi Sulolipu.
Monumen Andi Sulolipu diresmikan pada 10 Agustus 1998 oleh Bupati Sidrap waktu itu Andi Salipolo Palalloi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/monumen-sidrap_20170408_203108.jpg)