Kadisdukcapil Bantaeng Belajar Hilangkan Dendam Lewat Silat
Ketua Muhammadiyah Bantaeng itu aktif berlatih bela diri sejak masih berstatus mahasiswa, tahun 1980.
Penulis: Edi Hermawan | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan
TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) HM Amri Pakkanna menilai bela diri mengajarkan dirinya untuk tidak dendam.
"Di bela diri itu tidak ada dendam, seteleh selesai duel, maka kita anggap semuanya sudah selesai," kata Karaeng Amri, sapaan Amri Pakkanna.
Begitupun menurutnya dalam dunia kerja, perdebatan di dalam rapat dianggap sudah selesai setelahnya, sehingga tidak ada dendam.
"Bela diri memiliki keasikan tersendiri, juga ada rasa percaya diri dan keberanian saat menggeluti olahraga ini," kata Alumnus Fakultas Hukum Unhas tahun 1985 itu.
Baca: Warga Melawan, PN Bantaeng Tunda Eksekusi Lahan di Kelurahan Onto
Ketua Muhammadiyah Bantaeng itu aktif berlatih bela diri sejak masih berstatus mahasiswa, tahun 1980.
Hobinya tersebut juga membuatnya menjadi Ketua Tapak Suci Putra Muhammadiyah Bantaeng sejak 1986 sampai sekarang.
Kedisiplinan juga menjadi salah satu hal positif yang didapatnya dari hobi tersebut.
"Saya bahkan pernah ladeni aduan masyarakat di facebook, dengan beragam komentar negatif namun saya tanggapi saja dengan santai tanpa harus terbawa emosi," ujarnya.
Selain itu, ia juga kini menjabat sebagai Ketua Pemuda Panca Marga Bantaeng. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kadisdukcapil-bantaeng_20170320_221231.jpg)