Mulai Besok, Nenek I Mari Tempati Rumah Barunya di Pinggir Pantai Lanrisang Pinrang
Kini tempat tinggal I Mari yang dulunya kusam dan rapuh disulap menjadi rumah panggung yang tinggi dan kokoh.
Penulis: Hery Syahrullah | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNPINRANG.COM, LANRISANG - Pemerintah Desa Waetuoe, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, telah merampungkan pembangunan rumah baru untuk I Mari (75).
Kini tempat tinggal I Mari yang dulunya kusam dan rapuh disulap menjadi rumah panggung yang tinggi dan kokoh.
Hal itu diutarakan Kepala Desa Waetuoe, Ishaq saat dikonfirmasi TribunPinrang.com, Sabtu (25/3/2017).
"Sesuai dengan janji kami, pemerintah desa sudah membangunkan rumah untuk beliau," tuturnya.
Ishaq menyebutkan, I Mari akan mulai menempati rumahhnya pada Minggu (26/3/2017) besok.
"Tentuny akan diringi dengan ritual adat-istiadat peresmian rumah baru," ujarnya
Sebenarnya, lanjut Ishaq, pihak desa telah membangunkan rumah untuk I Mari di daerah perkampungan, beberapa tahun lalu.
"Namun yang bersangkutan tidak mau menempati dan bersikeras untuk tetap tinggal sebatang kara di daerah pesisir," ujarnya.
"Itulah sebabnya, pihak desa berinisyatif untuk membuatkan rumah di daerah pesisir pantai itu," kata Ishaq menambahkan.
I Mari merupakan nenek asal Kampung Baru, Desa Wae Tuoe, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, yang hidup sebatang kara di gubuk reot berukuran 2x2 meter persegi.
Ia hidup sebatang kara tepat di daerah pesisir pantai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/nenek-i-mari_20170325_150230.jpg)