Puluhan Tahun Berlubang, Ruas Jalan Perbatasan Wajo- Sidrap Tak Juga Diperbaiki
Seorang warga, Sembawa mengatakan, Pemerintah Kabupaten Wajo dan Sidrap belum pernah memperbaiki ruas jalan perkampungan yang dihuni ratusan KK
Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Ruas jalan perbatasan Loppong, Kecamatan Maniangpajo, Wajo - Bampenge, Desa Kalosi Alau, Dua Pitue, Sidrap berkubang dan digenangi lumpur, Sabtu (18/3/2017).
Puluhan tahun ruas jalan sepanjang 7 Kilometer ini tidak pernah diperbaiki atau diaspal seperti pada umumnya. Akibatnya, sejumlah titik jalan yang berlubang digenangi air.
Seorang warga, Sembawa mengatakan, Pemerintah Kabupaten Wajo dan Sidrap belum pernah memperbaiki ruas jalan perkampungan yang dihuni ratusan Kepala Keluarga (KK) ini.
"Sudah banyak kendaraan yang terjebak di lumpur. Tidak pernah ada perbaikan dari pemerintah. Hanya warga setempat yang mengumpulkan anggaran untuk memperbaiki jalan ini," katanya.
Sejumlah kendaraan milik warga telah mengalami kerusakan parah karena kandas. Cat mobil sudah tergores.
Warga meminta supaya pemerintah memperhatikan warga perbatasan dengan segera memperbaiki ruas jalan berkubang tersebut.
"Kami minta supaya ruas jalan di kampung kami diperbaiki. Kami rajin bayar pajak, tapi dampaknya bukan untuk warga di kampung kami," ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/jalan-rusak_20170319_144236.jpg)