Tribun Millennial
Bagi Amira, Baru Ngebayangin Coto Makassar Eh Sudah Ngiler
Mahasiswi Biologi 2015 Universitas Hasanuddin (Unhas) ini suka banget makan coto makassar.
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Gen Mellennial kalian pada suka coto makassar atau coto mangkasara tidak? Itu lho salah satu kuliner tradisional khas Makassar, Sulawesi Selatan.
Makanan ini terbuat dari jeroan (isi perut) sapi yang direbus dalam waktu yang lama. Rebusan jeroan bercampur daging sapi ini kemudian diiris-iris lalu dibumbui dengan bumbu yang diracik secara khusus.
Coto dihidangkan dalam mangkuk dan dimakan dengan ketupat dan burasa. Saat ini coto mangkasara sudah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, mulai di warung pinggir jalan hingga restoran.
Bumbunya yang khas ditambah lagi kuah kentalnya membuat orang yang memakannya bakal ketagihan, bahkan membayangkan saja sudah ngiler gen.
Hal tersebut diakui mahasiswi Biologi 2015 Universitas Hasanuddin (Unhas) Arfina Yusuf.
"Belakangan ini kuliner tradisional yang sering saya makan coto sih," kata perempuan 19 tahun ini pada tribun-timur.com.
"Coto itu dibayangin saja sudah ngiler hehe. Serta makanan khas makassar yang mengandung banyak zat gizi,"jawab penggemar Charlie Puth.
Menurut anak dari pasangan Masnuniaty dan Muh Yusuf coto juga dapat mengatasi anemia, menyehatkan otak, meningkatkan sistem kekebalan tubuh. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/arfina_20170303_102848.jpg)