SDN 69 Batu Tiroa Bantaeng Belum Diperbaiki Pasca Puting Beliung
Tiga ruang kelas saat ini tidak digunakan, lantaran terangkat sengnya dan plafon juga ambruk, pascadihantam angin puting beliung, Jumat (3/2/2017).
Penulis: Edi Hermawan | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Pascaditerjang angin kencang, SDN 69 Batu Tiroa, belum diperbaiki.
Sekolah yang berjarak sekitar 18 kilometer dari ibu kota Bantaeng tersebut, terletak di Dusun Batu Tiroa, Desa Bonto Bulaeng, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng.
Tiga ruang kelas saat ini tidak digunakan, lantaran terangkat sengnya dan plafon juga ambruk, pascadihantam angin puting beliung, Jumat (3/2/2017).
"Kita tidak pakai ini tiga ruang kelas, jadi siswa kita gabung dengan kelas lain sejak hari Sabtu lalu," kata Kepala Sekolah SD No 69 Batu Tiroa, Anwar, kepada TribunBantaeng.com, Selasa (7/2/2017).
Aktifitas siswa tetap berjalan seperti biasa.
"Tetap berjalan proses belajar mengajar, meskipun satu kelas, harus melantai di ruang guru saat menerima pelajaran, lantaran ruang kelasnya masih rusak," tambahnya.
Ia berharap agar pemerintah, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bantaeng, untuk segera memperbaiki bangunan tersebut.
Terlebih, menurut Anwar, bangunan itu sudah lama dan belum pernah direnovasi.
"Bangunannya sudah lama memang, dari sejak 2004 dan sampai saat ini belum pernah direnovasi meskipun sudah beberapa kali diusulkan," tutup Anwar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tiroa_20170207_142900.jpg)