Ini Tanggapan Siswa SMA Terkait Kehadiran BRT di Takalar
Siswa kelas XI SMAN 1 Takalar sangat setuju BRT sebagai salah satu solusi kemacetan di Takalar.
Penulis: Reni Kamaruddin | Editor: Mahyuddin
TRIBUNTAKALAR.COM, PATTALASSANG - Siswa SMA di Takalar mengapresiasi kehadiran Bus Rapid Transit (BRT) yang tidak lama lagi akan melaju di dua kabupaten yaitu Kabupaten Gowa dan Takalar.
Nurjayadi, siswa kelas XI SMAN 1 Takalar sangat setuju BRT sebagai salah satu solusi kemacetan di Takalar.
"Saya sih sangat setuju dengan program pemerintah yang mengadakan BRT hingga ke kabupaten, tapi di samping saya setuju saya juga prihatin dengan pendapatan sopirnya,"kata Nurjayadi di depan sekolahnya Jl Abd Jalal Dg Leo, Kecamatan Pattalassang, Takalar, Selasa (24/1/2017).
Ketua Osis SMAN 1 Takalar ini khawatir dengan pendapatan sopir yang mengemudi BRT karena tarif angkutan itu sangatlah murah.
"Saya cuma menyarankan, jangan cuma mengacu pada kenyamanan masyarakat tapi juga memperhatikan penghasilan dari fasilitator BRT tersebut," tutur Nurjayadi.
Nurjayadi berharap, pengadaan BRT di Takalar tidak hanya membuat sebagian masyarakat khususnya pengguna transportasi nyaman tapi juga memikirkan sopir pete-pete.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/siswa-takalar_20170124_211912.jpg)