Pendakian Aconcagua Mapala 09 FT Unhas
Tinggalkan Tanah Air, Tim EEMP 3 Menuju Malaysia-Turki-Brazil-Buenos Aires
Tim berangkat dari Bandara Internasional Soekorno Hatta, Cengkareng dengan tujuan pertama ke Kuala Lumpur (KLIA)
Penulis: Arif Fuddin Usman | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Arifuddin Usman
TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA-Tim Ekspedisi Ewako Merah Putih (EEMP) 3 meninggalkan Indonesia, Selasa (17/1/2017), untuk mengawali target pendakian ke Gunung Aconcagua, Argentina, Amerika Selatan.
Tiga atlet EEMP 3 yang sudah dilepas oleh rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Jumat (14/1/2017) lalu, sempat tinggal tiga hari di Jakarta untuk menyelesaikan semua administrasi termasuk mengambil izin tinggal atau visa Agentina.
“Kami sudah selesaikan semua urusan adminitrasi di Tanah Air. Soal visa, tim telah melakukan pengurusan dari 4 bulan lalu dan melakukan wawancara langsung dengan Kedubes Argentina pada tanggal 31 Desember 2016,” kata Ketua Tim EEMP 3 Haryadi kepada tribun-timur.com.
Penerbangan dari Jakarta-Mendoza (Provinsi selatan Argentina) diperkirakan akan memakan waktu hingga 47 jam. Tim akan mengalami transit atau singgah untuk menunggu penerbangan selanjutnya sebanyak lima kali.
“Estimasi perjalanan udara dari Bandara Soekarno-Hatta hingga Buenos Aires lalu sampai Mendoza (Argentina) diperkirakan membutuhkan waktu hingga 47 jam perjalanan. Termasuk saat transit di Bandara tiap negera yang kami lewati,” jelas Muh Yusuf, anggota Tim yang sebelumnya turut dalam pendakian ke Puncak Kilimanjaro, Tanzania, Afrika Timur, 2015 lalu.
Tim berangkat dari Bandara Internasional Soekorno Hatta, Cengkareng dengan tujuan pertama ke Kuala Lumpur (KLIA) Malaysia dengan menggunakan pesawat Air Asia. Penerbangan tim pada pukul 14.15 Wita.
Dengan durasi 2 jam penerbangan, tiba di Kuala Lumpur diperkirakan pukul 16.15 Wita. Setelah transit selama 5 jam di Malaysia, mereka kemudian menuju Istanbul (Turki) dengan durasi penerbangan hingga 11 jam.
Di Turki, mereka akan kembali transit selama 4 jam untuk menunggu pesawat yang akan mengantar ke Sao Paulo (Brazil). Masih tetap mengandalkan menggunakan pesawat Turkis Airlines.
Perjalanan Istanbul ke Sao Paulo (Brazil) dibutuhkan waktu hingga 13 jam dan waktu transit selama 45 menit. Berikutnya tim EEMP 3 masih harus menempuh penernagan selama 2 jam dari Sao Paulo menuju Buenos Aires.
Nah, sesampainya di ibu kota negara Argentina tersebut, Haryadi, Muh Basri, dan Muh Yusuf, akan stay atau tinggal selama 7 jam di hari yang berbeda. Lalu pada Rabu (18/1/2017), tim melanjutkan perjalanan dari Buenos Aires ke Mendoza selama 2 jam.
Diantar Ikatek
Pelepasan tim Ekspedisi bersama Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (Ikatek Unhas) yang diwakili oleh Anwar Mattawappe, salah satu pendiri Mapala 09 di Bandara Internasional Sukarno-Hatta.
“Kami mewakili Ikatek dan Unhas mengantar keberangkatan adik-adik untuk ekspedisi pendakian puncak ke-4, yaitu mendaki puncak Aconcagua di Argentina. Ini masih dalam rangkaian pendakian 7 puncak dunia,” kata No –sapaan Anwar.
“Semoga usaha adik-adik ini mampu mengharumkan nama Teknik, Unhas, Makassar, Sulsel dan Indonesia di luar sana dan teladan keberanian ini bisa menjadi contoh bagi anak-anak muda di tanah air.
Estimasi Perjalanan Udara:
* Dari Jakarta ke KL 2 jam pindah bandara dan transit 5 jam.
* KL ke Istanbul (Turki) selama 11 jam dan transit 4 jam.
* Istanbul ke Sao Paulo (Brazil) selama 13 jam dan transit 45 menit.
* Sao Paulo ke Buenos Aires selama 2 jam dan transit 7 jam.
* Buenos Aires ke Mendoza selama 2 jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aconcagua_20170117_181643.jpg)