Warga Camba Lompoa Jeneponto Senang Harga Cabai Melonjak
"Dulu waktu masih 10 ribu per kilo bisa panen 100 kilogram dalam tujuh hari, sekarang sisa 15 sampai 20 kilo sekali panen," ujarnya.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ilham Mangenre
TRIBUNJENEPONTO.COM, TAROWANG- Petani di Dusun Camba Lompoa, Desa Balang Baru, Kecamatan Tarowang, Jeneponto, senang atas kenaikan harga cabai.
"Bersyukur sekali, karena biasanya kan hanya dibeli 10 sampai 15 ribu per kilo (kg), sekarang dibeli 50 sampai 60 ribu per kilo" kata petani, Kamaruddin (45), yang ditemui tribunjeneponto.com di kebun cabai Camba Lompoa, Minggu (8/1/2017) sore.
Kendati harga tambah pedas, hasil panen cabai Kamaruddin kali ini justru menurun.
"Dulu waktu masih 10 ribu per kilo bisa panen 100 kilogram dalam tujuh hari, sekarang sisa 15 sampai 20 kilo sekali panen," ujarnya.
Dia menyebut peralihan musim kemarau ke musim hujan penyebab panenan kurang.
"Banyak yang mati batangnya karena kekeringan dan sudah masuk juga ini musim tanam lagi karena sudah mulai turun hujan," kata Kamaruddin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/harga-cabai-2344_20170108_200448.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/cabai-di-jn_20170108_200504.jpg)