Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Beda Consulting Kembali Gelar Training Public Speaking

Mengapa belajar public speaking penting antara lain karena dapat menjadi penentu kesuksesan.

Penulis: Alfian | Editor: Ina Maharani
TRIBUN TIMUR/ALFIAN
Beda Counsulting sebagai salah satu lembaga yang bergerak di bidang public speaking menggelar kegiatan bertema The Art Of Public Speaking. Bertempat di Hotel Ramedo Jl Landak Baru, Sabtu (7/1/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Tampil supel dan mampu memikat klien maupun audiens adalah impian bagi setiap orang yang bergelut disejumlah latar belakang profesi. Di era kekinian, memiliki kecakapan berbicara atau Speaking merupakan modal besar bagi siapapun yang ingin menapaki tangga kesuksesan.

Menjawab hal itu Beda Counsulting sebagai salah satu lembaga yang bergerak di bidang public speaking menggelar kegiatan bertema The Art Of Public Speaking. Bertempat di Hotel Ramedo Jl Landak Baru, Sabtu (7/1).

Program One Day Training kali ini berbeda dari program yang rutin diseleggarakani Beda Consulting dikesempatan sebelumnya.

"Sebelumnya sekali sebulan Training semacam ini kami gelar di Jl Botolempangan tapi karena jumlah peserta meningkat akhirnya kami cari tempat yang lebih refresentatif. Maka dipilihlah Hotel ini," ucap owner Beda Consulting, Fiko Andriansyah.

Awalnya Fiko membatasi peserta hanya sebanyak 18 orang. Namun memasuki tahun 2017, jumlah peserta kini ditetapkan menjadi 25 orang setiap pertemuan yang hanya digelar sekali dalam sebulan.

Para pesertanya pun dari berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa, Pegawai Negeri Sipil (PNS), karyawan swasta hingga pengusaha. Beda Consulting memberikan berbagai penawaran training yang membuat pesertanya nyaman dan mampu mendapatkan hasil yang maksimal.

Sebut saja sejumlah materi diantaranya yakni teknik Brain Exercise, Body Leangue, tekni mengatasi Blocking situasi serta Self Hypno Situation. Tak hanya sejumlah materi, di kesempatan One Day Training peserta akan mendapatkan modul serta rekaman video full selama pertemuan.

Seperti yang tergambarkan, bagaimana salah satu peserta diberikan kesempatan untuk menceritakan terkait proses dirinya dari rumah hingga ke lokasi training. Kesempatan berbicara di depan peserta lainnya itu pun direkam dengan menggunakan kamera.

"Training disini ada berbagai hal yang kami bagi yakni diantaranya bagaimana melatih otak agar singkron dengan mulut. Selain itu biasanya setiap orang memiliki ketakutan public speaking tapi hal itu bisa diantisipaso dengan cara mengubah motivasi negatif ke positif," ucap Fiko.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved