Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Diberi Badik Oleh Datu Luwu, Ini Kata Bupati Luwu Timur

Bahan baku Kawali Luwu berasal dari bessi Ussu yang konon sejak dulu sangat dikenal kualitasnya.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Imam Wahyudi
ivan/tribunlutim.com
Paduka Datu Luwu ke 40, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau (dua dari kiri) menghadiahkan Kawali Luwu kepada Bupati Luwu Timur, Thorig Husler (kemeja putih), di Istana Datu Luwu di Kota Palopo, Rabu (04/01/2017). 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Sri Paduka Datu Luwu ke 40, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau, menghadiahkan Kawali (Badik) Luwu kepada Bupati Luwu Timur, Thorig Husler, di Istana Datu Luwu di Kota Palopo, Rabu (4/01/2017).

Hadiah tersebut diterima Husler saat kunjungan kerja dan silaturahmi ke Istana Luwu.

Datu Luwu mengatakan seorang pemimpin atau tokoh panutan di wilayah kedatuan Luwu seyogyanya memiliki Kawali Luwu.

"Seorang pemimpin atau panutan sudah selayaknya memiliki Kawali Luwu" kata Datu.

Terpisah, Husler mengaku bangga  dan sebuah kehormatan memiliki Kawali Luwu.

"Ini adalah identitas, simbol kehormatan dan kepercayaan yang akan saya jaga," kata Husler dalam rilisnya kepada TribunLutim.com, Rabu (4/1/2017).

Kawali Luwu ini memiliki makna filosofis seperti keberanian, kekuatan, dan kepercayaan.

Bahan baku Kawali Luwu berasal dari bessi Ussu yang konon sejak dulu sangat dikenal kualitasnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved