Luwu Timur Ogah Dukung KNPI Versi Nursyam Halid
Rencananya, KNPI Luwu Timur bakal mengutus 10 pengurus menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) KNPI SulSel versi Mizar Roem.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Luwu Timur berharap dualisme yang terjadi di KNPI Sulsel segera berakhir.
Dualisme kepemimpinan antara kubu Nursyam Halid dan Mizar Roem.
"Kita harap dualisme berakhir dan kembali menyatu," kata Wakil Ketua KNPI Luwu Timur, Suryadi Arsyad kepada TribunLutim.com, Selasa (13/12/2016).
Adi sapaan Suryadi berharap dualisme yang ada saat ini tidak menjadi sumber perpecahan pemuda di SulSel.
Menurutnya, KNPI versi Nusryam bukan KNPI sebagaimana yang termaktub dalam konstitusi KNPI, tetapi sebatas perkumpulan KNPI.
Sebaliknya, secara konstitusi KNPI versi Mizar adalah yang sah secara hukum.
"Selama ini di SulSel hanya ada satu KNPI yakni KNPI versi Mizar, belakangan baru muncul versi lain," ujarnya.
Rencananya, KNPI Luwu Timur bakal mengutus 10 pengurus menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) KNPI SulSel versi Mizar Roem.
Musda rencananya berlansung di hotel Singgasana Makassar, mulai tanggal 16-19 Desember bulan ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/suryadi_20161213_195441.jpg)