Ibu-Ibu, Ini Perbedaan Tepung Protein Rendah, Sedang, dan Tinggi
Namun, untuk membuat produk jadi seperti roti, mie, dan gorengan, Anda tidak bisa sembarangan
TRIBUN-TIMUR.COM -Ketika membaca resep yang membutuhkan tepung, Anda pasti menemukan informasi lebih lanjut mengenai tepung tersebut. Ada yang membutuhkan tepung berprotein tinggi, rendah, maupun sedang.
Sebenarnya, apa perbedaan dari ketiga tingkatan protein ini? Bisakah mereka disubstitusikan satu sama lain?
Pertanyaan ini dijawab oleh Chef Kiky Ceria usai Korean Cooking Class yang diadakan oleh Culinaria Modena di Modena Experience Center, Jakarta, Kamis (17/11/2016).
Dia berkata bahwa tingkatan protein ini menandakan alkalinya.
“Kalau protein rendah ini alkalinya tinggi jadi kalau digoreng itu renyah. Semakin rendah alkalinya yang berarti protein tinggi, hasil akan lebih kenyal sehingga cocok untuk roti. Bila tepung protein tinggi ini digoreng, hasilnya akan berjaring,” ucapnya.
Chef Kiky melanjutkan, makanya kalau digoreng itu bisanya hanya sampai yang tingkat sedang saja.
Jika hasil yang dinginkan hanya untuk mengentalkan atau membuatroux (campuran lemak dan tepung), maka Anda dapat menggunakan semua jenis tepung.
Namun, untuk membuat produk jadi seperti roti, mie, dan gorengan, Anda tidak bisa sembarangan.
Gunakan tepung protein rendah untuk gorengan dan yang tinggi untuk roti dan mie. (Kompas.com/Shierine Wangsa Wibawa)
Berita ini sebelumnya terbit di KOMPAS.com dengan judul Ini Dia, Bedanya Tepung Protein Rendah, Sedang, dan Tinggi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ayamk_20161210_110642.jpg)