Muridnya Baku Tikam, Ini Sikap Kepala SDN 13 Pinrang
Firdaus pun enggan membeberkan terkait langkah antisipasi yang dilakukan pihak sekolah agar kejadian serupa tidak terulang.
Penulis: Hery Syahrullah | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNPINRANG.COM, PALETEANG - Kepala SD Negeri 13 Pinrang, Firdaus, enggan berkomentar terkait keterlibatan muridnya dalam kasus perkelahian yang terjadi di sekolahnya, Jl Anggrek, Kecamatan Paleteang, Rabu (7/12/2016) kemarin.
Menurut Firdaus, pihaknya tidak punya hak lagi untuk mengomentari perkelahian yang melibatkan murid SDN 13 dan SDN 189 Pinrang itu.
"Kami telah serahkan kasus ini ke pihak polisi. Bagi kami, kasus itu sudah clear dan tak bisa lagi kami komentari," katanya saat ditemui sejumlah wartawan di sekolahnya, Kamis (8/12/2016).
Firdaus pun enggan membeberkan terkait langkah antisipasi yang dilakukan pihak sekolah agar kejadian serupa tidak terulang.
"Apapun itu, kami tak bisa berkomentar. Karena hasil pertemuan kami dengan pihak Dinas Pendidikan, menyerahkan sepenuhnya permasalah ini pada pihak yang berwajib," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, dua murid Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pinrang, terlibat perkelahian, Rabu (7/12/2016) pagi.
Kedua murid itu adalah Fathur (13), murid SDN 189 Pinrang dan Aswar (13), murid SDN 13 Pinrang.
SDN 189 dan 13 Pinrang berada dalam satu kompleks sekolah, tepatnya di Jl Anggrek, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPinrang.com, perkelahian bermula saat Aswar yang merupakan ketua kelas VI SDN 13 Pinrang memperoleh informasi bahwa salah seorang anggota kelasnya telah ditendang oleh Fathur.
Aswar pun marah dan langsung mendatangi kelas Fathur di SDN 189 Pinrang.
Sesampainya di sana, keduanya pun terlibat perkelaihan.
Karena merasa kepepet, Fathur pun mengambil pisau yang biasa digunakan untuk meruncingkan pensil dan langsung menusuk Aswar hingga luka pada bagian ketiaknya.
Usai ditusuk, Aswar langsung mengambil bambu kemudian menyasar bagian tangan Fathur hingga mengalami luka lebam.
Dikonfirmasi TribunPinrang.com, Rabu (7/12/2016), Kapolsek Paleteang, Iptu Gatot Yani membenarkan adanya kejadian itu.
"Kasus tersebut semetara kami tangani," tuturnya.
Gatot menjelaskan, kedua belah pihak telah kami pertemukan.
"Kami akan cari jalan yang terbaik untuk kedua belah pihak," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sdn-pinrang_20161208_162712.jpg)