Ini Kisah Warga Jeneponto yang Kapalnya Tenggelam di Selayar
Waktu kapal bocor, dan mau tenggelam, lanju Ramli, dia perintahkan semuanya untuk lompat, tapi Asri terjebak dalam kapal dan ikut tenggelam.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNJENEPONTO.COM, TAROWANG - Korban kapal tenggelam di Perairan Selayar, Asri, ikut tenggelam bersama KM Cahaya Putri Abadi.
Hal itu disampaikan korban selamat, Ramli (51), saat tiba di rumahnya, di desa Pao, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Rabu (23/11/2016) sore.
"Awalnya itu kapal sehat-sehat saja tidak ada yang dibilang bocor, tapi tidak tahu kenapa tiba - tiba kapal oleng dan ada masuk air, saya tidak tahu penyebabnya, "kata Ramli.
Ramli tiba di rumahnya bersama lima korban selamat lainnya yaitu Edi (29), Asrul (18), Wawan (18), Baddu (53) ketiganya merupakan ABK kapal dan Azis alias Sisi (18) merupakan penumpang kapal.
Waktu kapal bocor, dan mau tenggelam, lanjut Ramli, dia perintahkan semuanya untuk lompat, tapi Asri terjebak dalam kapal dan ikut tenggelam.
Setelah itu, lanjut Ramli yang juga juragan kapal, dirinya pun bersama sembilan lainnya berenang.
"Kita berenang, ada yang pakai jeriken, papan dan bambu, sambil mencari pertolongan, "Ramli menambahkan.
Kapal pengangkut hewan ternak tersebut berlayar dari Mbai Nusa Tenggara Timur menuju Jeneponto.
Hingga saat ini, Asri bersama tiga lainnya yaitu Nasir, Salam dan Andi Pattiroi masih dinyatakan hilang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ramli_20161123_233219.jpg)