Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Konsorsium Pembaruan Agraria Gelar Simposium Nasional di Makassar

Konsorsium ini mengangkat tema Menegaskan Kembali Pembaruan Agraria Sejati.

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Suryana Anas
Konsorsium Pembaruan Agraria Gelar Simposium Nasional di Makassar - ko1ag_20161108_134537.jpg
TRIBUN TIMUR/ FAHRIZAL SYAM
Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) menggelar simposium dan musyawarah nasional pembaruan agraria, di Aula Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (8/11/2016). Konsorsium yang dihadiri sekitar 700 peserta dari lembaga, jaringan, akademisi, dan pemerintahan ini mengangkat tema Menegaskan Kembali Pembaruan Agraria Sejati.
Konsorsium Pembaruan Agraria Gelar Simposium Nasional di Makassar - ko2y_20161108_134608.jpg
TRIBUN TIMUR/ FAHRIZAL SYAM
Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) menggelar simposium dan musyawarah nasional pembaruan agraria, di Aula Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (8/11/2016). Konsorsium yang dihadiri sekitar 700 peserta dari lembaga, jaringan, akademisi, dan pemerintahan ini mengangkat tema Menegaskan Kembali Pembaruan Agraria Sejati.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) menggelar simposium dan musyawarah nasional pembaruan agraria, di Aula Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (8/11/2016).

Konsorsium yang dihadiri sekitar 700 peserta dari lembaga, jaringan, akademisi, dan pemerintahan ini mengangkat tema Menegaskan Kembali Pembaruan Agraria Sejati.

Sekertaris Jendral KPA, Iwan Nurdin dalam sambutannya mengatakan simposium ini adalah momentum mewujudkan apa yang menjadi cita-cita KPA.

"Kita ingin bagaimana supaya bisa mewujudkan perjuangan kita agar berhasil. Konflik diselesaikan, ketimpangan dikurangi, serta kelangsungan lingkungan hidup dengan kesejahteraan," kata Iwan.

Iwan melanjutkan,  ini adalah saat yang tepat sebagai gerakan pembaharuan untuk menata kembali hal yang menjadi mimpi KPA, untuk menjadi organisasi yang semakin kokoh.

Iwab pun berharap agar reforma agraria sebagi tujuan KPA dapat terwujud dengan melibatkan rakyat secara bersama.

"Reforma agraria akan bisa dijalankan jika itu melibatkan rakyat, jika tidak itu hanya sebuah reforma agraria palsu. Menemukan pembaharuan agraria akan bisa dilakukan jika melibatkan rakyat secara bersama," kata dia.

Simposium ini menghadirkan keynote speaker yaitu Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan beberapa pembicara dari kementerian.

Mereka adalah Tenaga Ahli MenteriATR/BPN-RI Doddy Imron Cholid, Dirjen Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Pemukiman, Transmigrasi Kemeterian Desa, PDT dan Transmigrasi Ratna Dewi Andriati, dan Kepala Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian Kementerian Pertanian Abdul Basit. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved