Demo 4 November
Wahdah Islamiyah: Kami Minta Presiden Instruksikan Kapolri Tangkap Ahok!
Hal ini dia sampaikan setelah aksi damai Adili Ahok di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Jumat (4/11/2016).
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Syariah DPP Wahdah Islamiyah Dr Rahmat Abdul Rahman meminta kepada Presiden RI Joko Widodo segera instruksikan kpd Kapolri untuk menangkap Basuki Tjahaja Purnama (BTP).
Hal ini dia sampaikan setelah aksi damai Adili Ahok di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Jumat (4/11/2016).
"Kasus ini murni penistaan agama, tidak ada kaitannya dengan politik, kami di luar jakarta menunjukkan kemarahan dengan jalan konstitusional," katanya.
Sehingga, Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Islam (MIUMI) memohon agar selesaikan segera kasus ini juga sesuai amanat konstitusi.
"Presiden RI, apabila merasa tidak mampu, maka tidak apa-apa untuk mengembalikan amanat kami sebagai rakyat, pemegang kedaulatan tertinggi di republik ini," katanya.
Tak kurang dari 500 aktivis Wahdah Islamiyah ikut melakukan demonstrasi.
Mereka ikut long march dari Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal Muhammad Yusuf hingga Kantor Gubernur Sulsel. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ketua-dewan-syariah-dpp-wahdah-islamiyah-dr-rahmat-abdul-rahman_20161104_180158.jpg)