Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline News Hari Ini

Kepala Ohara Akhirnya Dimakamkan

Kepala Ohara tertanam di areal pesawahan sekitar 30 meter dari tempat penemuan jasadnya yang sudah membusuk dan tertimbun tanah di Latappali

Editor: Anita Kusuma Wardana
Ira/TribunBarru.com
Penggalan kepala korban pembunuhan Ohara akhirnya ditemukan, Minggu (16/10/2016) pagi. Penggalan kepala ditemukan terkubur di belakang kandang ternak milik Sadikin, pelaku pembunuhan di Mallawa Barru 

TRIBUN-TIMUR.COM-Jenazah Ohara, sapaan Muhammar Arti, akhirnya menyatu dengan kepala, Senin (17/10/2016).

Ohara terpaksa dimakamkan tanpa kepala di Pemakaman Banga-bangae, Dusun Ujung, Desa Cilellang, Kecamatan Mallusetasi, Barru, pukul 10.00 wita, Jumat (23/9/2016), 25 hari lalu.

Kepala Ohara ditemukan pukul 06.00 wita, Minggu (16/10/2016), sembilan jam setelah tersangka pembunuhnya, Sadikin alias Cambang, ditangkap di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Kepala Ohara tertanam di areal pesawahan sekitar 30 meter dari tempat penemuan jasadnya yang sudah membusuk dan tertimbun tanah di Latappali, Lingkungan Mallawa, Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Barru, 22 September.

Kepala Ohara menghilang selama 22 hari seiring menghilangnya Cambang.

Kapolres Barru, AKBP Minarto, yang memimpin langsung pencarian kepala korban, menyebut pembunuhan Ohara ini adalah kasus terbesar yang terjadi di Barru.

Warga Mallusetasi yang frustasi karena Cambang yang mereka yakini pembunuh Ohara tak kunjung ditangkap akhirnya “main hakim sendiri”.(*)

Baca berita selengkapnya di edisi cetak Tribun Timur, Senin (17/10/2016)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved