Dinas Cipta Karya Luwu Minta Kades Aktif Foto Rumah Warganya
Ia juga mengaku tak mengetahui kondisi rumah warganya jika tidak ada data yang masuk ke dinas.
Penulis: Desy Arsyad | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Kepala Dinas Perumahan Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Luwu, Fatahilla, mengatakan kepala desa yang berada di bagian selatan Luwu, yakni Kecamatan Suli, Suli Barat, Larompong dan Larompong Selatan, kurang aktif mendata warganya dan memasukkannya ke dinas sosial.
Hal ini terkait bantuan melalui program bedah rumah.
"Kepala desa juga harus aktif data warganya, foto rumahnya, atap, lantai, dinding, foto, KTP, rekap di kecamatan, kemudian kecamatan yang usul kesini, baru kita rekap dan kirim ke pusat," ujarnya kepada tribunluwu.com, Senin (10/10/2016).
Ia juga mengaku tak mengetahui kondisi rumah warganya jika tidak ada data yang masuk ke dinas.
Bahkan bantuan yang pernah masuk di Kecamatan Larompong, itu atas aspirasi salah satu Anggota DPR RI, Bahrum Daido.
"Seandainya tidak ada itu, tidak ada di bagian selatan, kepala desa kadang menyepelhkan kalau di suruh masukkan data, katanya buat apa nanti tidak dapat ji juga," tuturnya.
Program bedah rumah tuntas hingga tahun 2019, sedang permintaan yang masuk sampai hari ini hanya 2119.
"Tahun ini 2016 kita sudah di beri 713 bedah rumah, jadi sisanya tinggal seribuan lebih, ini program tuntas sampai tahun 2019," jelasnya.
Ia juga menegaskan jika tidak di data sampai tahun 2019, tidak akan mendapat bantuan.
"Ini kembali saya usulkan nanti perumahan nelayan di Kecamatan Larompong, sebanyak 53 unit." Tutupnya.
Ketgam: Kepala Dinas Perumahan Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Luwu, Fatahillah, di ruang kerjanya Jl Jendral Sudirman, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/fatahillah_20161010_204914.jpg)