Pekerja Seni Tuntut Perhatian Pemkab Luwu Timur
Wadah yang dimaksud yaitu adanya kesempatan dan peluang dari pemerintah bagaimana kesenian di Luwu Timur bisa ramah terhadap pekerja seni.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Musli Anwar, seorang pekerja seni di Kabupaten Luwu Timur, berharap ada wadah yang disiapkan pemerintah Luwu Timur untuk menampung kreatifitas pekerja seni.
"Kami minta agar pekerja seni diperhatikan, supaya bisa bertahan, kasih kami wadah," kata Musli Anwar kepada TribunLutim.com di warkop D'Trans Desa Puncak Indah Kecamatan Malili, Selasa (4/10/2016).
Wadah yang dimaksud yaitu adanya kesempatan dan peluang dari pemerintah bagaimana kesenian di Luwu Timur bisa ramah terhadap pekerja seni.
Menurut Musli, banyak pekerja seni yang lari dan tidak bisa bertahan karena pekerjaan ini dinilai tidak menjanjikan.
"Banyak yang sia-siakan bakat seni yang dimiliki. Kembali lagi karena tidak ada wadah yang menampung," ujar Musli hobi melukis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/musli-anwar_20161004_220816.jpg)