Orang Tua Siswa Pukul Guru

Kuasa Hukum Siswa Penganiaya Guru SMK 2 Makassar Masih Tunggu Memori Banding JPU

MA dalam kasus ini divonis satu tahun dengan tindakan pembinaaan di LPKS Panti Sosial Marsudi Putra Toddopuli Makassar.

TRIBUN TIMUR/ALFIAN
Oknum orangtua siswa, Adnan Achmad (43) yang menganiaya guru SMK 2 Makassar, Dasrul (52) 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- Terdakwa MA (16) sampai saat ini belum mengajukan kontra banding perlawanan upaya banding Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Makassar dalam kasus penganiayaan guru SMK Negeri 2 Makassar, Dasrul (52).

"Sampai sekarang belum ada pengajuan memori banding dari JPU. Jadi kami belum mengajukan memori kontranya,"kata Abdul Gaful selaku kuasa hukum MA.

MA dalam kasus ini divonis satu tahun dengan tindakan pembinaaan dan perawatan di Lembaga penyelengaaran kesejahteraan sosial (LPKS) Panti Sosial Marsudi Putra Toddopuli Makassar.

Hakim tunggal Tegu Sri Raharjo dalam materi putusan yang dibacakan yang memberatkan terdakwa karena tidak berterus terang dan tidak mengaku perbuatanya dalam persidangan. Ia tidak menghargai Dasrul selaku gurunya di Sekolah.

Sementara yang meringankan karena selama persidangan terdakwa bersikap sopan. Ma belum pernah dihukum dan masih anak dibawa umur. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved