Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jalan BTP-Tol Sutami Belum Bisa Dilalui Sebelum September, Ini Penyebabnya

Dinas Bina Marga Sulsel akan menempuh jalan terakhir yakni dengan melakukan konsinyasi

Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Suasana jalan alternatif Perintis Kemerdekaan-Tol Ir Sutami terekam dari udara di Tamalanrea, Makassar, Senin (19/9/2016). Panjang lahan jalan yang bertujuan untuk mengurai macet di jalan Perintis-Daya ini adalah 2,6 Km dan lebar 30 meter. Rencana Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, jalan ini untuk enam lajur. Tiga lajur kiri atau dari arah Perintis ke arah pergudangan Parangloe/Tol Sutami dan tiga lajur sebaliknya. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Dinas Bina Marga Provinsi Sulawesi Selatan terus menggenjot proyek jalan kompas Perintis Kemerdekaan (depan BTP) - Frontage Tol Sutami.

Proyek ini sejatinya rampung sebelum September. Seorang warga, H Serang, mengaku sebagai pemilik tanah. Pemerintah dan H Serang belum menemukan titik temu harga tanah yang cocok.

Luas tanah yang diklaim oleh H Serang seluas 150 meter persegi.

Hingga saat ini, lahan tersebut belum dibeton. Walau demikian, warga sudah bisa melintas di atas lahan tersebut.

Untuk mengatasi “halangan” tersebut, Dinas Bina Marga Sulsel akan menempuh jalan terakhir yakni dengan melakukan konsinyasi di Pengadilan Negeri Makassar.

Berita selengkapnya dapat dibaca pada edisi cetak Harian Tribun Timur, Rabu (21/9/2016) hari ini. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved