Bupati Pangkep: Banyak Kelompok Tani Jual Sapi Bantuan
Syamsuddin tidak segan-segan mengatakan beberapa ketua kelompok tani di Pangkep membuatnya pusing.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNPANGKEP.COM, MINASATENE - Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid, di depan petani Dusun Belae, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, mengungkap kelakuan beberapa ketua kelompok tani di Kabupaten Pangkep.
Syamsuddin tidak segan-segan mengatakan beberapa ketua kelompok tani di Pangkep membuatnya pusing.
"Saya gerah berapa kali dikasih bantuan tapi disalah gunakan. Misalnya dikasih sapi, eh dijual, dikasih handtractor juga na'jualji. Jadi bagaimana tidak pusing'ka kalau begitu'mi kelakuannya mereka," ujar Syamsuddin, Senin (19/9/2016).
Syamsuddin menambahkan, ia mengetahui kelakuan ketua kelompok tani karena banyaknya laporan dari masyarakat.
"Itu ketua kelompok tani sama saja tidak dukung programku sama Syahban (wakil bupati). Peringatan keras'mi ini, saya akan penjarakan kalian kalau ada terbukti," jelasnya dalam bahasa Bugis.
Syamsuddin menghimbau ketua kelompok tani jangan merugikan para anggota.
Sebab mereka juga butuh dan bantuan itu bukan untuk perorangan melainkan dipakai bersama.
"Itu'mi biasa ada masyarakat na'ceritaka, nda nakasiki bantuan padahal sudahmi dikasih tapi dasar ketua kelompok tani yang berulah. Mahal itu handtractor, Rp 29 juta per unit," tuturnya.
Bupati Pangkep ke Dusun Belae guna menghadiri Gerakan Tanam Padi Serentak dalam Rangka Luas Tambah Tanam (LTT) Periode Agustus-September 2016 di Dusun Belae, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bupati-pankep_20160920_000948.jpg)