Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nelayan Hilang

3 Nelayan Pangkep Akhirnya Ditemukan di Perairan Selayar Usai Hilang 4 Hari

Perahu jolloro ditemukan terdampar setelah terbawa arus di sekitar pulau Taka Bonerate Kepulauan Selayar.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN TIMUR
KAPAL HILANG - Kapal jolloro yang dilaporkan hilang di perairan Pulau Sanane, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan akhirnya ditemukan, Minggu (11/1/2026). Kapal tersebut mengangkut tiga penumpang, yakni Jumadi (32), Rudi (23) warga pulau Sanane dan Mursalim (37) warga pulau Sabalan yang hendak mencari ikan di laut. 

Ringkasan Berita:
  • Lokasi penemuan fokus di perairan Kepulauan Selayar, di sekitar Kecamatam Pasalembana yang terdiri dari pulau-pulau
  • Kapal jolloro nelayan Pangkep ini berangkat melaut sekitar pukul 11.00 Wita 3 hari lalu

TRIBUNMAROS.COM, MAROS – Kapal jolloro yang dilaporkan hilang di perairan Pulau Sanane, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan akhirnya ditemukan, Minggu (11/1/2026).

Kapal tersebut mengangkut tiga penumpang, yakni Jumadi (32), Rudi (23) warga pulau Sanane dan Mursalim (37) warga pulau Sabalan yang hendak mencari ikan di laut.

Kapal tersebut dilaporkan tak kembali sejak Rabu (7/1/2026) lalu.

Kepala Kantor Basarnas Makassar Sulsel Muhammad Arif Anwar menyebut jolloro ditemukan terdampar setelah terbawa arus di sekitar pulau Taka Bonerate Kepulauan Selayar.

"Proses pencarian membuahkan hasil, kapal jolloro Sansel United JB 2023 ditemukan pada koordinat 7°10'36.13"S 121° 1'4.37"E di wilayah pulau Taka Bonerate Kepulauan Selayar, seluruh penumpan berjumlah 3 orang selamat," katanya, Senin (12/1/2026).

Arif menjelaskan lokasi penemuan memang fokus di perairan Kepulauan Selayar, di sekitar Kecamatam Pasalembana yang terdiri dari pulau-pulau. 

Hal itu sesuai dengan prediksi melalui SAR Map yang digunakan Basarnas untuk menentukan area pencarian.

"Kapal KN SAR Kamajaya 104 yang dikerahkan sebelumnya sudah berada di sekitar perairan Selayar dan melakukan pencarian sejak pagi menggunakan RIB tambahan untuk menyisir area pencarian", jelasnya.

Ia menyebut informasi mengenai adanya nelayan asal Liukang Tangaya Pangkep yang hilang kontak ini sudah disebar ke pulau-pulau sekitar Selayar melalui SROP Makassar.

Bahkan telah disampaikan ke VTS Lembar di Mataram untuk melakukan penyampian maklumat pelayaran ke kapal yang melintas di sekitar area pencarian.

"Alhamdulillah seluruh penumpang kapal dalam kondisi selamat dan sudah berkomunikasi dengan keluarganya, saat ini berada di Pulau Bonerate untuk mendapatkan penanganan dan menunggu pemulangan," imbuh Arif Anwar.

Dengan ditemukannya kapal dan seluruh POB maka operasi SAR terhadap Sansel United JB 2023 dihentikan. 

"Basarnas menyampaikan terima kasih atas seluruh dedikasi Tim SAR Gabungan yang selama 3 hari operasi SAR terus membantu upaya pencarian," tutupnya.

Berdasarkan keterangan keluarga, kapal jolloro tersebut berangkat melaut sekitar pukul 11.00 Wita.

Salah satu anggota keluarga korban, Hasrian, melalui media sosialnya mengungkapkan keberangkatan jolloro itu dilakukan tanpa persiapan yang memadai.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved