Damri Buka Trayek Baru Patalassang-Samata
Akan memudahkan warga Patalassang, Samata, Mahasiswa UIN Alauddin dalam bertransportasi.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Suryana Anas
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Setelah membuka layanan khusus mahasiswa kampus Teknik Unhas, Perum Damri Makassar kembali membuka trayek baru layanan Bus Rapid Transit (BRT) Mamminasata, Senin (19/9).
Kali ini, trayek itu akan memudahkan warga Patalassang, Samata, Mahasiswa UIN Alauddin dalam bertransportasi.
General Manager (GM) Damri Makassar Muh Ilyas mengatakan trayek baru ini melalalui jalur lingkar luar Mamminasata yang dimulai dari Pasar Patalassang Gowa, menuju Kampus UIN Alauddin Samata (tidak masuk kampus), Jl Tun Abdul Razak, Jl Hertasning, Jl AP Pettrarani Jl Sultan Alauddin, masuk ke Terminal Malengkeri dan kembali ke Patalassang dengan jalur sebelumnya.
Ilyas menyebutkan pelayanan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang bermukim di jalur yang dilalui.
Pasalnya sampai saat ini tak satupun ada angkutan kota atau lintas kabupaten yang melayani warga jalur lingkar luar trans Mamminasata ini.
Diketahui ijin trayek BRT Mamminasata adalah Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP), sehingga pelayanan ini tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengoperasikannya.
"BRT itu bus AKDP, jadi tidak repot lagi urus ijin jika ingin mengoperasikannya di lintas kota," ujar Ilyas.
Rencananya trayek ini akan dioperasikan awal Oktober mendatang.
Adapun untuk sementara waktu, Perum Damri kerjasama Dinas Perhubungan Sulsel melakukan tes drive dan sosialisasi kepada masyarakat setempat.
Perlu diketahui, tarif BRT Mamminasata itu jalur Patalassang - Malengkeri hanya sebesar Rp 5000. Tarif ini rata dengan ruta lainnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Angkutan Dishub Sulsel M Achsan menyebutkan dukungan terhadap Perum Damri Makassar yang kembali membuka layanan baru bagi masyarakat.
"Kami sangat apresiasi ini, karena du jalur tersebut tidak ada satupun layanan transportasi umum," ujar Achsan.
Lebih jauh diungkapkan Achsan, terkait dengan pelaksanaan layanan trayek baru, pihaknya siap membantu Damri dalam pengadaan Halte BRT Mamminasata
Ia menjelaskan BRT Mamminasata itu harus menaik turunkan penumpangnya di Halte.
Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi rebutan penumpang layaknya angkutan petepete.
Menurutnya dengan menaim turunkan di Halte itu lebih teratur, dan aman. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/brt_20160101_204644.jpg)