Legislator Demokrat Pesimis Rencana Ekspedisi di Kapasa Bisa Terwujud
Alasannya, kata Basdir, tim terpadu yang dibentuk Danny Pomanto saling lempar tanggungjawab.
Penulis: Abdul Azis | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Dewan DPRD Makassar Basdir menyatakan, mimpi Wali Kota Makassar Danny Pomanto yang akan memindahkan para pengusaha ekspedisi ke Kapasa dan Parangloe, Makassar sulit terwujud.
Alasannya, kata Basdir, tim terpadu yang dibentuk Danny Pomanto saling lempar tanggungjawab.
Bahkan, kata Basdir, ada oknum tim terpadu mengintervensi anggota dewan dengan cara mengirimkan pesan singkat ke anggota dewan Makassar.
Tidak hanya itu, lanjut Basdir, peraturan Wali Kota (Perwali) Makassar, Nomor 20 Tahun 2009 tentang larangan gudang dalam kota dan ekspedisi beroperasi sampai hari ini sulit diwujudkan Pemkot Makassar.
"Membangun terminal ekspedisi di Kapasa dan Parangloe mungkin bisa tetapi itu tidak mudah," kata Basdir, Rabu (6/9/2016).
"Selama ini sudah ada perwali tetapi toh masih banyak gudang maupun ekspedisi dalam kota," tambah Basdir.
"Kedepan pemerintah harus lebih tegas dan mesti ada kesatuan gerak antar instansi, jangan saling lempar tanggung jawab," tegas anggota Komisi B DPRD Makassar ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/basdir1_20160528_111721.jpg)