Lembaga Perlindungan Anak Makassar Temui ZA, Bocah Penjual Sabu

ZA yang berdasarkan hasil interogasi dipekerjakan langsung oleh ayahnya, Abbas, yang saat ini masih buron.

Lembaga Perlindungan Anak Makassar Temui ZA, Bocah Penjual Sabu
TRIBUN TIMUR/ALFIAN
Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) bersama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar mengunjungi ZA (13), bocah yang tertangkap tangan sebagai pengedar sabu. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) bersama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar mengunjungi ZA (13), bocah yang tertangkap tangan sebagai pengedar sabu.

ZA yang berdasarkan hasil interogasi diketahui dipekerjakan langsung oleh ayahnya, Abbas, yang saat ini masih buron.

Ia diamankan di Sel tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel, Rabu (3/7/2016).

Selain mengunjungi langsung ZA dan berbincang, pengurus LBH APIK dan P2TPA juga menemui langsung Kasubdit I Dit Resnarkoba, AKBP Eddy Tarigan.

"Tujuan kami datang bukan hanya sekedar melihat langsung kondisi si anak tetapi juga bertujuan menemui pihak penyidik terkait dengan koordinasi penanganan si ZA ini," ujar pengurus LBH APIK, Lusia Palulungan.

Sebelumnya ZA, bocah yang baru-baru ini lulus dari sebuah Sekolah Dasar (SD) di kota Makassar ditangkap oleh tim Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) di Jl Kandea 3 lorong 2 Bunga Eja, Senin (2/8/2016) pukul 18.00 Wita.

Bocah itu ditangkap bersama dua pemakai lainnya yakni, Kasta Naim bin Salihin (26) warga Tinumbu 142 nomor 13 dan Yunus Bin Hafid (36) warga Bunga Eja nomor 28 kota Makassar.

Penulis: Alfian
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved