Ini Pengalaman Mahasiswi UIN Kuliah di Austria
Ige juga mengaku memiliki banyak tugas perkuliahan dan besoknya akan presentase bersama delegasi lain yang strata pendidikannya diatasnya.
Penulis: Qudratullah Rustam | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Hikmawati, mahasiswi PBI UIN Alauddin Makassar, sudah enam hari berada di Austria.
Dia salah satu peraih beasiswa Vienna International Christian-Islamic Summer University (VICISU) Summer Course, Wina, Austria.
Wanita yang akrab di sapa Ige ini akan bertemu mahasiswa dari 15 negara di Eropa dan dari Afganistan, Turki, Pakistan, Libanon, Maroko, Oman, serta India.
Ia mengatakan, di Austria, Indonesia dikenal baik dan sopan oleh beberapa orang yang bertemu dengannya.
Salah satunya Dosen VICISU yang mengajarkan tentang Introduction to Islam.
"Di sini Indonesia dikenal baik dan sopan. Salah satu yang mengatakan hal tersebut adalah Prof Nahide Bozkurt yang merupakan Dosen Introduction to Islam. Ia mengatakan bahwa delegasi Indonesia dua tahun lalu dikenal baik dan sopan. Nah, alhasil dia juga bertanya kepada saya. Apakah itu budaya Indonesia? Dan saya langsung membenarkannya" ujar Ige via telepon kepada tribunbantaeng.com, Rabu (03/08/2016)
Selama di Austria, Ige akan berdiskusi tentang agama, politik, hukum dan budaya serta mengikuti sesi pertunjukan budaya.
"Bakal diskusi panjang lebar di sini. Agama, politik, hukum, dan budaya akan dibahas. Bakalan ada culture performance juga. Saya sudah siapkan kebaya Kartini dan bakalan masak coto Makassar juga" tambahnya.
Ige juga mengaku memiliki banyak tugas perkuliahan dan besoknya akan presentase bersama delegasi lain yang strata pendidikannya di atasnya.
"Ini baru keluar dari kelas, lagi banyak tugas. Besok saya presentase bersama dengan mahasiswa magister dan bergelar Ph.D. Mohon doanya semua" tutupnya.
VICISU adalah sebuah program musim panas selama satu bulan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/hikmawati_20160803_235842.jpg)