Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Desak Pengusutan Kasus Korupsi, 10 LSM Demo di Bantaeng

Aksi tersebut terkait desakan pengusutan dugaan kasus korupsi Rumah Tidak Layah Huni (Rutilahu) tahun 2015 di Bantaeng.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Anita Kusuma Wardana

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, BANTAENG -Sebanyak 10 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan menggelar aksi di Kejaksaan Negeri Bantaeng, Selasa (12/7/2016). Aksi tersebut terkait desakan pengusutan dugaan kasus korupsi Rumah Tidak Layah Huni (Rutilahu) tahun 2015 di Bantaeng.

Ke-10 LSM yang menggelar aksi, yakni Aliansi Peduli Masyarakat Bantaeng, Transparansi Kinerja Pemerintah, Lembaga Independen Pemantau Anggaran Negara, dan Yayasan Pendidikan Perlindungan Anak.

Selain itu, Pemantau Dana Subsidi, Pemuda Mahasiswa Islam Indonesia, Posko Pengaduan Rakyat, Posperda, Serikat Pemuda Mahasiswa Nusantara, serta  LSM Aspirasi.

Dalam aksi yang dipimpin Aidil Adha ini, mereka menyampaikan sejumlah tuntutan, yakni pertama, mengusut dugaan korupsi RUSUNAWA As’adiyah Dapoko tahun 2013. Kedua, mengusut dugaan korupsi dana Aspirasi DPRD tahun 2014.

Ketiga, meminta mencopot Kepala BKBPP (Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan) Asruddin, karena telah menggadaikan sertifikat tanah pembantunya an. Dg Jumriah ke rentenir.

Keempat, meminta pihak DPRD Bantaeng segera bentuk Pansus sehubungan dengan dugaan korupsi UPTD Peternakan tahun 2013.

Kelima, meminta DPRD Kabupaten Bantaeng segera bentuk Pansus sehubungan dengan dugaan kesalahan administrasi jasa raharja korban kecelekaan RSUD Bantaeng tahun 2016. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved