Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Terobosan None, Diklat Sulsel Kini Miliki 12 Assessor Pertama di KTI

Syahrul Yasin Limpo (SYL) secara resmi mengukuhkan 12 assessor yang telah mengikuti diklat di Badan Diklat Provinsi Sulsel.

Tayang:
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Anita Kusuma Wardana
MUH ABDIWAN
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyerahkan Sertifikat Assessor Tingkat I di Kampus II Badan Diklat Pemprov Sulsel, Jl Cendrawasih, Makassar, Sulsel, Jumat (1/7/2016). Pelatihan Assessor Assessment Center yang pertama di Indonesia timur ini bertujuan untuk membantu institusi dalam mengidentifikasi kompetensi dan potensi SDM melalui serangkaian penilaian (assessment) yang dikaitkan dengan persyaratan kompetensi tugas tertentu yang telah ditetapkan. tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Kepala Badan Diklat Provinsi Sulsel Irman Yasin Limpo kembali membuat sejarah baru di Sulsel bahkan di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Mantan calon wali kota Makassar ini membuat terobosan baru dengan menciptakan Lembaga Assesment di Badan Diklat Sulsel dan memiliki 12 assessor yang bertugas nantinya mengetes dan menguji calon pejabat yang mengikuti lelang jabatan eselon tinggi.

Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) secara resmi mengukuhkan 12 assessor yang telah mengikuti diklat di Badan Diklat Provinsi Sulsel.

Mereka (assessor) yang dikukuhkan tersebut merupakan angkatan pertama dan juga yang pertama di Indonesia Timur.

SYL berharap dengan adanya 12 assessor akan membawa pemerintahan Sulsel ke arah lebih baik.

"Semoga hal ini akan menjadi pionir dalam pembangunan Sulsel yana lebih baik dan maju. Kita harus berbangga baru Sulsel yang memiliki assessor di kawasan Indonesia Timur," kata SYL setelah mengukukan assessor di Badan Diklat Provinsi Sulsel, Jumat (1/6/2016).

Syahrul menghibau kepada 12 assessor tersebut agar mereka memperkaya kemampuan mereka.

"Semakin kedepan semakin tinggi juga tuntutan perkembangan zaman. Kalau tidak mau ketinggal mereka harus senantiasa mengembangkan dirinya, itu hal yang wajib mereka lakukan kerena itu adalah tanggung jawab mereka," katanya.

Kepala Balai Badan Diklat Provinsi Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan semua lulusan assessor yang dihasilkan oleh tersebut Badan Diklat Provinsi Sulsel sangat berkualitas.

"Mendaftar saja belum pasti lulus, mereka harus memperhatikan semua aspek dan memiliki kemampuan diatas rata-rata," katanya.

"Sebetulnya 40 orang yang ikut, namun hanya 12 yang lulus. Selain rajin, pintar mereka juga harus memiliki itegritas dan kapabilitas yang mempuni, serta jangan lupa kedisiplinan juga menentukan." (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved