Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sugali Bela Camat Rappocini

Wakil Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar tersebut menambahkan, informasi yang diterimanya, Dg Makka malah sengaja merokok di depan umum di bulan suci

Penulis: Abdul Azis | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN TIMUR/ABD AZIS
Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Makassar Susuman Halim alias Sugali 

Laporan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aksi koboi yang diduga di lakukan Camat Rappocini Hamri S Haiyya terhadap seorang pedagang kaki lima (PKL), Dg Makka (41) di Jl Sultan Alauddin, Makassar Sabtu (18/6) kemarin dinilai tepat oleh anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Makassar, Susuman Halim.

"Menurut kami, apa yang dilakukan oleh Pak Camat sudah tepat. Tidak satupun orang boleh mempergunakan lahan umum, apalagi lahan tersebut untuk taman," kata Sugali sapaan Susuman Halim, Minggu (19/6).

Wakil Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar tersebut menambahkan, informasi yang diterimanya, Dg Makka malah sengaja merokok di depan umum di bulan suci Ramadan.

"Sebagai pemerintah wilayah kecamatan tentu menegur adalah tugas beliau. Justru salah kalau Pak Camat ada dilokasi tetapi melakukan pembiaran. Terkait apakah ada tindak pidana, kami menyakini Pak Camat paham betul tugas pokoknya," ujar Sugali.

Sementara Ketua Komisi D Bidang Pendidikan dan Kesra DPRD Makassar Mudzakkir Ali Djamil menyayangkan sikap Camat Rappocini Hamri S Haiyya yang diduga menampar warganya di depan umum.

Dg Makka diduga ditampar saat berjualan di tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu (18/6) sekitar pukul 14.30 Wita.

"Sangat disayangkan jikalau hal itu terjadi. Pemerintah memang dibutuhkan ketegasannya tapi tidak perlu kasar apalagi kalau sampai menampar," kata Mudzakkir.

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Makassar Mario David juga menyayangkan tindakan Hamri Hayya terhadap PKL Jl Sultan Alauddin.

"Sangat disayangkan, seorang pengayom mestinya mengayomi dan melayani rakyatnya dengan baik bukan malah memperlakukan kasar. Dibulan Ramadan harusnya hati selalu dingin dan sabar,” kata Mario.

Sementara Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar Makassar Rahman Pina tak yakin Camat Rappocini, Hamri S Haiyya, menampar seorang PKL di Jl Alauddin, Makassar.

"Bagi yang kenal karakter Pak Hamri, tak mungkin itu dilakukan. Dia birokrat paling santun, dari dulu begitu," kata Rahman.

Menurut anggota Komisi C DPRD Makassar ini, alumni STPDN itu salah satu birokrat muda terbaik yang dimiliki Makassar saat ini. "Saya juga sudah bicara langsung Pak Camat, tak pernah ada penamparan." jelas Rahman.

"Dia hanya tegur PK-5 karena saat diminta berjualan tertib, sang pedagang malah merokok. Padahal belum waktu buka puasa. Malah karena merasa tak ada masalah, laporan itu sudah dicabut," kata anggota Badan Pembentukan Perda DPRD Makassar ini.

Menurut Rahman, akibat laporan itu pula, Hamri bersama istri dan anak yang sedianya ikut buka puasa bersama 1.000 anak pemulung dan penyapu jalan, diurungkan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved