Direktur RSUD Pangkep Emosi Saat Hadapi Mahasiswa
Wajah Direktur RSUD Pangkep dr Baharuddin memerah saat menanggapi pernyataan sikap dari pendemo.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Mahyuddin
TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Direktur Rumah Sakit Umum (RSUD) Pangkep meluapkan emosinya saat menghadapi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pangkep Bersatu di halaman RSUD Pangkep, Selasa (26/4/2016).
Wajah Direktur RSUD Pangkep dr Baharuddin memerah saat menanggapi pernyataan sikap dari pendemo.
Ia dikawal ketat aparat kepolisian Polres Pangkep.
"Soal copot saya dari jabatan, itu wewenang Bupati Pangkep, saya cuma menjalankan tugas karena semua ada juknisnya," kata Dirut RSUD Pangkep, dr Baharuddin kepada TribunPangkep.com, Selasa (26/4/2016).
Ia menjelaskan, ada prosedur untuk pencopotan jabatan.
“Saya merasa sudah menjalankan tugas dengan baik untuk rumah sakit ini, kalau kalian ngotot mau turunkam saya dan copot jabatan saya silahkan menghadap ke Bupati, saya ini cuma kerja bukan penentu kebijakan," kata Baharuddin.
Pendemo terus mengolok-olok Dirut RSUD Pangkep dan berteriak "bohong, bohong itu mana buktimu”.
Aksi unjuk rasa memprotes pelayanan rumah sakit dan meminta dokter ahli untuk mematuhi kode stik dokter.
Mahasiswa menyuarakan pencopotan Kepala RSUD Pangkep karena menganggap Baharuddin tidak mampu mengemban amanah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/demo-rsud-pangkep_20160426_170343.jpg)