Ini Harapan ACC ke Kapolda Baru
Kemudian digantikan dengan Pudji Hartanto
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aktivis Anti Corruption Commiitte (ACC) Sulawesi menilai, selama pergantian dua Kepala Kepolisian (Kapolda) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) Irjen Anton Setiadji hingga Irjen Purn Pudji Hartanto. Keduanya nyaris tidak ada prestasi pada kategori pemberantasan korupsi.
Hal tersebut diungkapkan wakil direktur pekerja ACC Sulawesi, Abdul Kadir Wokanubun kepada tribun timur.com melalui sambungan telepon, Sabtu (23/4/2016),
"Dua kapolda sebelumnya nyaris tanpa prestasi di pemberantasan kasus korupsi. Apalagi sepama ini beberapa kasus korupsi masih mandek," kata Kadir.
Dua Kapolda Sulselbar yang dinilai nyaris tidak memiliki prestasi dalam bidang pemberantasan korupsi yakni Anton Setiadji yang menjabat selama kurang lebih setahun terhitung dari bulan September 2014 hingga september 2015.
Kemudian digantikan dengan Pudji Hartanto. Terhitung mulai 10 September 2015 hingga akhir Maret 2016, dan tepatnya Pudji memimpin selama 7 bulan di Sulsel.
Kenapa dinilai nyaris tidak memiliki prestasi dibidang pemberantasan anti korupsi. Pasalnya, karena beberapa kasus korupsi seperti, kasus Irigasi Tombolo, kasus DAK kabupten Selayar, kasus bandara Mangkendek, dan beberap kasus korupsi lainnya mandek di meja penyidik Polda Sulselbar.
Olehnya itu, alumnus fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini berharap agar Kapolda Sulselbar yang kini dijabat Irjen Anton Charliyan yang pernah bertugas sebagai Kapolres Sengkang pada 2003 ini bisa fokus pada pemberantasan korupsi.
"Memang banyak kasus selain kasus korupsi yang mandek di polda sulselbar, tapi pada bidang pemberantasan korupsi ini ini agar kapolda kali ini bisa mempertegas kasus yang hingga kini masih mangkrak di polda," jelas Kadir.
Diketahui sebelumnya, Anton Charliyan baru-baru ini dilantik oleh Kapolri Jendral Badroeddin Haiti melalui Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Perguruan Tinggi Ilmu kepolisian (PTIKA) Mabes Polri, Jakarta, Kamis (21/4/2016), sekitar pukul 11.00 Wita.
Anton dijadwalkan akan tidan di bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Mandai, kabupaten Maros, Sulsel, minggu (24/4/2016), besok sekitar pukul 14.00 Wita. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/abd-kadir_20150828_181749.jpg)