Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Liga Santri 2016

PKB Sulsel Sebar Maskot Liga Santri Nusantara 2016

Penanggung Jawab LSN 2016 Zona Sulselbar, Alimuddin Budung, mengatakan, maskot itu sesuai kebiasaan santri saat main bola.

Penulis: AS Kambie | Editor: AS Kambie
PKB Sulsel Sebar Maskot Liga Santri Nusantara 2016 - maskot-lsn1_20160416_002154.jpg
WhatsApp
Maskot LSN 2016 yang disebar di Group WhatsApp DPW PKB dan Sahabat2, Jumat (15/4/2016) malam.
PKB Sulsel Sebar Maskot Liga Santri Nusantara 2016 - maskot-lsn2_20160416_002240.jpg
WhatsApp
Maskot LSN 2016 yang disebar di Group WhatsApp DPW PKB dan Sahabat2, Jumat (15/4/2016) malam.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Maskot Liga Santri Nusantara (LSN) 2016 sudah menyebar di Makassar melalui media sosial. Maskor perhelatan sepakbola terakbar antar-pesantren se-Indonesia ini disebar di Group WhatsApp DPW PKB dan Sahabat2, Jumat (15/4/20165) malam.

Ada dua macam gambar maskot yang disebar. Satu, karikatir santri, memakai kopiah dan sarung, bertolak pinggang di samping bola bertuliskan Liga Santri. Kedua, karikatur santri berkopiah dan bersarung acungkan jempol kanan sementara jangan kiri "menolak" di pinggang, serta kaki kanan menginjak bola.

“Itulah Maskot Liga Santri Nusantara 2016,” kata Koordinator Nasional LSN 2016, Harianto Oghie.

Politisi PKB ini enggan merinci makna maskot itu. “Yang pasti, itu karikatur santri Nahdlatul Ulama (NU), pakai kopiah dan sarung,” kata Harianto.

Penanggung Jawab LSN 2016 Zona Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Alimuddin Budung, mengatakan, maskot itu sangat pas untuk Liga Santri.

“Kebiasaan kami di pesantren memang kalau main bola pakai sarung dan kopiah seperti itu,” kata mantan asisten pribadi pendiri Darud Dakwah Wal Irsyad (DDI), Anre Gurutta Haji (AGH) Abdurrahman Ambo Dalle, tersebut.

Kick off LSN 2016 direncanakan digelar serentak pada 20 Juli 2016, sesuai kesepakatan panitia di Jakarta, Rabu (13/4/2016) malam.

Untuk zona Sulselbar dipusatkan di Stadion Bau Massepe, Pinrang. LSN digelar dalam rangka Hari Santri Nasional, 22 Oktober.

Cium Tangan
Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menjelaskan aturan khusus yang akan diberlakukan dalam LSN 2016 ini.

“Aturan khusus di liga ini, pemain yang diberi kartu merah atau kuning tidak boleh marah kepada wasit, namun justru harus mencium tangan wasit,” ujar Imam Nahrawi di Jakarta, beberapa hari lalu.

Menurut politisi PKB itu, LSN 2015 diikuti 200 kesebelasan. Dia berharap tahun ini pesertanya lebih dari seribu kesebelasan. Menpora menganggarkan Rp 10 miliar untuk LSN 2016.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved