Fahri Hamzah Dipecat
Mantan Sekjen KAMMI Sulselbar Sesalkan Pemecatan Fahri Hamzah
Fahri adalah Wakil Ketua DPR RI sekaligus politikus PKS.
Penulis: Jumadi Mappanganro | Editor: Jumadi Mappanganro
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Sejumlah mantan dan aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sulselbar ikut bereaksi atas sikap DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dikabarkan telah memecat Fahri Hamzah.
Fahri adalah Wakil Ketua DPR RI sekaligus politikus PKS. Pria kelahiran Kabupaten Sumbawa 10 Oktober 1971 ini dikenal sebagai kader PKS yang selama ini vokal menyorot pemerintah Jokowi-JK.
Mantan Sekjen KAMMI Sulselbar Andi Aswadi mengaku kaget sekaligus ikut menyesalkan pemecatan Fahri dari PKS.
Aswadi beralasan, Fahri adalah representase pemimpin muslim negrawan yang selama ini menjadi cita-cita besar kepemimpinan di KAMMI. Apalagi Fahri adalah deklarator sekaligus ketua umum pertama KAMMI.
“Beliau adalah aset bangsa masa depan yang juga menjadi harapan banyak orang Indonesia, bukan hanya di PKS,” tulis Aswadi melalui rilisnya ke tribun-timur.com, Minggu (3/4/2016).
Karena itu, tulis Aswadi, PKS mesti mempertimbangkan ulang keberadaan Fahri di PKS.
Pemecatan Fahri disebut atas laporan Wasekjen Mardani Ali Sera dan Ketua DPP Al Muzzammil Yusuf. Keduanya melaporkan Fahri ke Badan Penegakan Disiplin Organisasi (BPDO) PKS.
Fahri disebut telah melakukan pelanggaran etik berat.
Mardani dan Al Muzzammil menyebut jika partainya sudah geram dengan sikap Fahri yang terlalu membela Mantan Kertua DPR RI waktu itu Setya Novanto. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/fahri-hamzah_20160403_191151.jpg)