Ini 5 Tanaman Beracun yang Tumbuh di Indonesia, Hasilkan Sianida dan Ricin
Indonesia punya beberapa spesies tanaman 'seram' yang dalam dosis berlebih bisa membunuh.
Penulis: Mahyuddin | Editor: Mahyuddin
Tanaman ini memiliki track record pernah membunuh hewan dan manusia.
Biasanya tumbuh di hutan timur laut Australia dan Hutan Maluku, Indonesia.
Saking kuat racunnya, daun gympie-gympie yang telah kering beratus tahunpun masih mengandung racun moroidin, racun yang terdapat di bulu tanaman gympie-gympie.
Dengan efek racun yang begitu dashsyat, tentara Inggris diduga pernah tertarik pada Gympie-Gympie dan berniat menjadikannya senjata biologis pada akhir 1960.
Pohon Upas (Antiaris toxicaria)

tipsiana.com
Pohon Upas begitu legendaris pada masa penjajahan VOC di Nusantara, bahkan selama berabad-abad jadi momok menakutkan tentara VOC menghadapi perlawanan rakyat yang memakai racun upas sebagai senjata.
Sampai pada akhirnya Letnan Gubernur Thomas Stamford Raffles (1781-1826) mengutus Thomas Horsfield (1773-1859), naturalis asal Amerika Serikat, untuk mempelajari racun pohon tersebut.
Hasilnya, pohon upas memang mematikan, tapi hanya lendir getahnya.
Efek racun pohon upas itu cukup mengejutkan kala diujicobakan kepada seekor ayam dan anjing, yang pertama langsung mati kurang dari dua menit dan yang satunya sekitar delapan menit.
Dalam laporannya pada 1812, Horsfield mengutarakan bahwa penduduk lokal sudah menyadari khasiat racun pohon upas untuk keperluan membunuh lawan-lawannya.
Sekali terkena getah racunnya, orang tersebut akan kejang-kejang lalu mati.
Sampai sekarang, pohon upas masih dapat ditemukan di Indonesia.
Di Jawa, ia lebih dikenal sebagai pohon ancar, yang akhirnya menjadi nama ilmiah untuk pohon ini, Antiaris toxicaria.(*)